Anak Perempuan TTS Berlatih Bersama Klub Jerman HSV, Mimpi Jadi Pesepak Bola Profesional Kian Dekat
SOE, iNewsSumba.id – Lapangan sepak bola di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, mendadak menjadi ruang perjumpaan lintas negara. Di tempat itu, puluhan anak perempuan berkesempatan merasakan pengalaman yang selama ini hanya mereka lihat melalui layar televisi, yakni berlatih langsung bersama pemain dan pelatih klub sepak bola wanita asal Jerman, Hamburger Sport-Verein (HSV).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 15 hingga 17 Juni 2026, merupakan hasil kolaborasi Plan Indonesia, Plan Jerman, dan HSV dalam mendukung pemberdayaan anak perempuan melalui olahraga.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kesetaraan gender serta membuka ruang yang lebih luas bagi anak perempuan untuk berkembang melalui sepak bola.
Sejak pagi, suasana latihan berlangsung penuh semangat. Para peserta mengikuti berbagai sesi pengembangan teknik dasar, kerja sama tim, komunikasi, hingga kepemimpinan di lapangan.
Bagi banyak peserta, kesempatan bertemu langsung dengan atlet dari Eropa menjadi pengalaman pertama yang tidak terlupakan.
Mereka tidak hanya belajar tentang cara bermain sepak bola yang baik, tetapi juga mendapatkan motivasi untuk berani mengejar cita-cita.
Direktur Program Plan Indonesia, Ida Ngurah, mengatakan olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter dan kepercayaan diri anak perempuan.
“Sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan dan menginspirasi. Namun, bagi Plan Indonesia, sepak bola juga merupakan ruang bagi anak perempuan untuk belajar memimpin, membangun kepercayaan diri, dan menantang norma gender yang masih membatasi mereka,” ujar Ida Ngurah, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, masih banyak anak perempuan yang menghadapi berbagai hambatan sosial ketika ingin berpartisipasi dalam olahraga.
Karena itu, program Girls Football 3.0 dirancang untuk memberikan kesempatan yang setara kepada mereka.
Pemain HSV, Pauline Machtens, mengaku kagum melihat semangat para peserta selama mengikuti latihan.
“Merupakan kehormatan bagi kami bisa berbagi pengalaman dengan anak-anak perempuan di Indonesia. Kami melihat semangat yang luar biasa dari mereka,” katanya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pemantik semangat bagi para peserta untuk terus berkembang.
Salah satu peserta, Agnes (13), mengaku sangat terkesan mengikuti kegiatan tersebut.
Pelajar SMP asal TTS itu mengatakan pengalaman berlatih bersama pemain Jerman membuatnya semakin yakin untuk mengejar impian menjadi atlet sepak bola profesional.
“Saya sangat senang bisa berlatih bersama para pemain sepak bola dari Jerman. Pengalaman ini membuat saya semakin percaya diri dan terinspirasi untuk terus berlatih agar suatu hari nanti bisa menjadi pemain sepak bola profesional dan membanggakan daerah saya,” tutur Agnes.
Program ini menjadi bukti bahwa mimpi besar dapat tumbuh dari lapangan sederhana di pelosok daerah, selama ada kesempatan dan dukungan yang membuka jalan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu