Dugaan Agenda Tersembunyi di Balik Pelaporan JK, Jubir: Upaya Pembungkaman Tokoh Bangsa
JAKARTA, iNewsSumba.id – Polemik pelaporan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), terkait dugaan penistaan agama terus bergulir. Pihak JK menilai laporan yang dilayangkan oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) ke Polda Metro Jaya diduga memiliki agenda tersembunyi.
Juru Bicara JK, Husain Abdullah, mengungkapkan bahwa munculnya laporan tersebut beriringan dengan pernyataan JK yang menyarankan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk menunjukkan ijazah aslinya demi meredam polemik di tengah masyarakat.
“Memang menarik mencermati fenomena munculnya serangan di media sosial terhadap Pak JK pasca-pelaporan terkait kasus ijazah Jokowi. Apakah serangan bertubi-tubi itu upaya untuk membungkam Pak JK? Bisa saja benar,” ujar Husain dalam keterangannya.
Menurut Husain, pelaporan tersebut berpotensi menjadi bentuk pembungkaman terhadap suara kritis seorang tokoh bangsa yang selama ini dikenal vokal dalam menjaga demokrasi.
Ia menilai, upaya memutarbalikkan fakta justru dapat menimbulkan reaksi balik dari masyarakat. Dukungan terhadap JK, kata dia, mengalir dari berbagai kalangan yang menilai mantan Wakil Presiden itu memiliki niat baik.
“Untuk membungkam Pak JK dengan pemutarbalikan fakta dan mencari-cari kesalahan yang sebenarnya tidak ada, bukan tanpa risiko balik. Buktinya saat ini, tanpa diminta justru banyak yang membela Pak JK,” tuturnya.
Husain juga mengungkapkan bahwa sejumlah tokoh umat Kristiani telah melakukan komunikasi dengan pihak JK dan memberikan pandangan positif terhadap pernyataan yang dipersoalkan.
“Dari kalangan tokoh umat Kristiani banyak yang memberi pandangan positif dan mendukung Pak JK. Mereka meyakini niat baik dan ketulusan Pak JK,” katanya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu