Wakapolda NTT ke Sumba Timur, Liburan Keluarga Berbalut Kunjugan Kerja?
WAINGAPU, iNewsSumba.id-Kunjungan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Wakapolda NTT) Brigjen Pol Baskoro Tri Prabowo ke Kabupaten Sumba Timur memunculkan tanda tanya di kalangan publik dan wartawan. Pasalnya, informasi terkait tujuan kedatangan orang nomor dua di Polda NTT tersebut berbeda-beda, antara kunjungan kerja dan liburan keluarga.
Informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, kunjungan Wakapolda NTT berlangsung sejak Minggu, 22 Maret 2026 hingga Rabu, 25 Maret 2026 di wilayah hukum Polres Sumba Timur. Kedatangan Wakapolda disambut secara resmi di Bandara Umbu Mehang Kunda oleh sejumlah pejabat lintas instansi, termasuk Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa, Sekreataris Daerah Umbu Ng. Ndamu dan pejabat TNI.
Dikutip dari Tribrata News NTT disebutkan bahwa kedatangan Wakapolda merupakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi dengan jajaran Polres Sumba Timur dan instansi terkait guna memperkuat koordinasi serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Namun di sisi lain, wartawan mengalami kesulitan mendapatkan informasi resmi terkait agenda Wakapolda selama berada di Sumba Timur. Bahkan, kunjungan tersebut disebut terkesan tertutup bagi wartawan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, awalnya pihak Humas Polres Sumba Timur menyampaikan bahwa kedatangan Wakapolda bukan kunjungan kerja melainkan liburan keluarga. Namun dalam publikasi resmi Polda NTT justru disebut sebagai kunjungan kerja.
Perbedaan informasi tersebut menimbulkan kebingungan dan pertanyaan dari kalangan media dan masyarakat terkait agenda sebenarnya dari kunjungan tersebut. Situasi itu memantik tanya, adakah situasi itu diciptakan agar Wakapolda tidak dikonfirmasi langsung oleh wartawan terkait lambannya penanganan ataupun proses hukum sejumlah kasus di Sumba Timur termasuk penuntasan kasus sehubungan dengan maraknya aktifitas penambangan emas liar juga upaya penyelundupannya?
Adapun sejak tiba di Sumba Timur, Wakapolda bersama keluarga diketahui mengunjungi sejumlah lokasi wisata dan budaya, antara lain Kampung Raja Prailiu, Galeri Tenun Ikat Prai Kamaru, Bukit Piarakuku, serta Bukit Wairinding.
Di Kampung Raja Prailiu, Wakapolda diterima oleh Umbu Remi Deta, tokoh adat setempat dan sempat melihat langsung proses serta galeri tenun ikat khas Sumba, bahkan mungkin berbelanja kain tenun.
Selain itu, Wakapolda bersama keluarga juga mengunjungi objek wisata Bukit Piarakuku. Informasi dari sumber di lokasi menyebutkan, saat kunjungan tersebut, kawasan wisata sempat disterilkan dari pengunjung lain atas permintaan Ibu Wakapolda.
Tak hanya itu, selama kunjungan ke berbagai lokasi, rombongan Wakapolda disebut selalu mendapatkan pengawalan terbuka dan tertutup dari aparat Polres Sumba Timur dengan konvoi kendaraan.

Wakapolda dan keluarga juga disebut menginap di salah satu hotel di Waingapu selama kunjungan tersebut.
Upaya wartawan untuk mengkonfirmasi secara resmi kepada pihak Polda NTT melalui Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol. Henry Novika Chandra terkait status kunjungan tersebut, apakah murni kunjungan kerja atau liburan keluarga, hingga kini belum mendapatkan jawaban pasti.
Situasi ini kemudian memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi kegiatan pejabat publik, terutama ketika kunjungan tersebut menggunakan fasilitas pengawalan aparat.
Publik pun berharap ada penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat mengenai status kunjungan Wakapolda NTT ke Sumba Timur tersebut.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu