Dari Jakarta hingga Sumba, BMKG Peringatkan Gelombang Rob 12–25 Februari 2026
BMKG menjelaskan, fenomena fase bulan baru dapat meningkatkan ketinggian air laut maksimum. Saat pasang tertinggi terjadi, air laut bisa melimpas ke daratan terutama di kawasan pesisir rendah.
Dampaknya tidak hanya genangan di permukiman warga, tetapi juga terganggunya aktivitas bongkar muat pelabuhan dan transportasi laut.
Wilayah Nusa Tenggara yang memiliki banyak pelabuhan penghubung antarpulau tentu perlu memperhatikan kondisi ini secara serius.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir memantau informasi terbaru serta menyesuaikan aktivitas di sekitar pantai selama periode rawan tersebut.
Dengan siklus pasang surut yang dipengaruhi dinamika astronomis dan cuaca, rob bisa terjadi berulang jika faktor pendukungnya bertemu. Nusa Tenggara pun tidak luput dari potensi tersebut.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu