Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Nobel Perdamaian hingga Karakas: Machado Dedikasikan Penghargaannya untuk Trump
Advertisement . Scroll to see content

Serangan Dini Hari ke Karakas: Militer AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Minggu, 04 Januari 2026 | 08:08 WIB
  • author Tim iNews
Serangan Dini Hari ke Karakas: Militer AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Presiden Venezuela Nicolas Maduro sebelum dan setelah ditangkap militer Amerika Serikat-Foto Kolase: istimewa

Lee menyebut operasi militer ini dilakukan untuk melindungi aparat penegak hukum AS yang menjalankan surat perintah penangkapan terhadap Maduro. Ia menegaskan tindakan tersebut berada dalam koridor kewenangan presiden AS.

“Tindakan ini kemungkinan termasuk dalam wewenang inheren Presiden berdasarkan Pasal II Konstitusi untuk melindungi personel Amerika Serikat,” katanya.

Namun, serangan ini memicu pertanyaan serius mengenai legalitas penggunaan kekuatan militer tanpa deklarasi perang resmi dari Kongres AS. Lee sendiri mengaku sebelumnya menyimpan kekhawatiran atas langkah tersebut.

“Saya berharap ada dasar konstitusional yang jelas untuk membenarkan tindakan ini tanpa deklarasi perang,” ucapnya.

Di Karakas, suara ledakan membangunkan warga dari tidur lelap. Kepanikan merebak ketika asap dan dentuman terdengar di berbagai sudut kota, menandai salah satu intervensi militer AS paling berani dalam satu dekade terakhir.

Penangkapan Maduro membuka babak baru konflik geopolitik di Amerika Latin, sekaligus menempatkan Venezuela di pusaran krisis internasional yang berpotensi meluas.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut