Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kapolres Sumba Timur Temui Warga Terdampak Gempa, Pastikan Polisi Siap Memberikan Bantuan
Advertisement . Scroll to see content

Karyawan Jadi Pelaku: Polisi Buka Motif Ekonomi di Balik Penikaman Kepala Minimarket di Payeti

Jum'at, 12 Desember 2025 | 09:11 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Karyawan Jadi Pelaku: Polisi Buka Motif Ekonomi di Balik Penikaman Kepala Minimarket di Payeti
RL, Tersangka pelaku pencurian disertai kekerasan di gerai Alfamart MPL Payeti saat digiring aparat keluar dari sel untuk menuju lokasi konferensi pers di aula multimedia Polres Sumba Timur-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

Namun situasi berubah kacau ketika ia melihat kepala gerai sedang tidur di gudang dan terjaga. RL yang panik menusukkan pisau ke dada korban. “Ia mengaku takut aksinya ketahuan,” tambah Harimbawa.

Korban sempat menjerit dan membuat warga sekitar keluar rumah untuk mengecek kondisi gerai. Pelaku yang berusaha kabur segera diamankan warga sekitar.

Di RSUD Umbu Rara Meha, tim medis terkejut melihat pisau masih menancap di dada korban. Kondisi itu membuat proses pertolongan berlangsung dramatis.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk tas belanja yang digunakan untuk menyembunyikan barang curian. Piisau  yang digunakan untuk menikam telah pula dikeluarkan dan diamankan oleh aparat.

“Pelaku kami tahan 20 hari ke depan sambil penyidik melengkapi berkas. Motif ekonomi tak bisa membenarkan kekerasan seperti ini,” kata Kapolres sembari menambahkan pelaku sejatinya pribadi terpelajar karena tuntas menenpih pendidikan S2.

Ia mengimbau masyarakat waspada dan tidak mudah percaya pada pihak internal sekalipun. Perusahaan ritel juga didorong memperketat akses keamanan.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut