Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa M5,9 Guncang Flores, Getaran Menyeberang hingga Pulau Sumba
Advertisement . Scroll to see content

Suara dari Pulau Sumba: Desakan Ubah Total UU Kehutanan Menggema dari Tana Marapu

Jum'at, 29 Agustus 2025 | 22:10 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Suara dari Pulau Sumba: Desakan Ubah Total UU Kehutanan Menggema dari Tana Marapu
Diskusi publik bertema “Urgensi Revisi Total Undang-Undang Kehutanan untuk Perlindungan Nusa Tenggara Timur” yang diselenggarakan WALHI NTT di Unkriswina-Foto: istimewa

Sementara itu, akademisi Unkriswina Sumba, Umbu Pajaru Lombu, menyebut UU Kehutanan masih berwatak kolonial. “Negara merasa memiliki tanah dan hutan, padahal konstitusi hanya memberi hak mengatur dan mengurus, bukan memiliki. Melalui pasal itu, negara justru jadi pelaku utama pengerusakan hutan,” tegasnya.

Anggota DPRD Sumba Timur, Umbu Tamu Ridi Djawawara, menilai semangat DPR RI merevisi UU Kehutanan lebih condong untuk kepentingan pangan dan energi. “Sementara kita ingin revisi menyeluruh untuk rakyat, lingkungan, dan pelestarian hutan. Karena itu proses ini harus dikawal bersama,” katanya.

Manager Kampanye Hutan dan Kebun WALHI Nasional, Uli Arta Siagian, menambahkan, “UU Kehutanan gagal mengakui pemaknaan masyarakat adat terhadap hutan. Penetapan kawasan hutan legal, tapi tidak legitimate. Maka, sudah saatnya undang-undang ini diubah total.”

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut