Dua Wajah Polisi: Ojol Jakarta Jadi Korban, Ojol Sumba Timur Berupaya Dirangkul Jadi Mitra”

Situasi ini menggambarkan paradoks: di pusat negara, aparat kehilangan simpati karena dugaan arogansi; di daerah, aparat berusaha membangun citra dengan pendekatan humanis. Publik pun bertanya, wajah mana yang sesungguhnya mewakili Polri?
Prabowo mengingatkan agar rakyat tak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memancing kerusuhan. Tetapi suara publik, khususnya dari kalangan driver ojol, tak bisa dibungkam begitu saja. Mereka menuntut keadilan bagi Affan.
Sementara itu, di Sumba Timur, para driver pulang dari forum dengan membawa pesan damai. Bagi mereka, sekadar didengar dan dihargai oleh aparat sudah menjadi langkah awal untuk menjembatani jurang ketidakpercayaan.
Dua wajah polisi kemarin dan hari ini disuguhkan, yang satu menoreh luka, yang lain menawarkan harapan!
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu