get app
inews
Aa Read Next : Ibu Pembuang Bayi di Lewa Sumba Timur Sudah Dipulangkan ke Rumah keluarganya

Warga Berdesakan Rebutan Antri Beli Beras Operasi Pasar Bulog Waingapu

Kamis, 26 Januari 2023 | 14:04 WIB
header img
Warga ditenangkan aparat saat berdesakan dan rebutan beli beras operasi pasar Bulog di pasar Inpres Matawai,, Kabupaten Sumba Timur - Foto : Dion. Umbu Ana Lodu

SUMBA TIMUR. iNewsSumba.id - Warga berdesakan dan berebut untuk membeli beras kemasan 5 kilogram dengan harga satuan perkilonya Rp9.950 di depan Pasar Inpres Matawai, Kota Waingapu, kabupaten Sumba Timur, NTT, Kamis (26/1/2023) lalu. Panas terik diabaikan warga untuk mendapatkan beras kualitas medium itu. Aparat keamanan harus mengatur dan menegur sejumlah warga untuk tidak berebut dan mengikuti antrian.

“Saya sudah dari malam tahu ini hari ada operasi pasar. Jadi memang pas tadi malam beras habis dan hari ini mau beli. Kasihan kami pak sudah berdiri hampir dua jam,”  kata Yohana Daparoka, seorang ibu rumah tangga dalam antrian yang diatur oleh aparat itu.

Arifin Abbas, Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sumba Timur yang hadir dan memantau gelaran operasi pasar itu menjelaskan, operasi itu bentuk respon pemerintah mencermati gejolak keniakan harga dan kelangkaan beras di Sumba Timur lebih dari sepekan terakhir. Pihaknya juga menjelaskan alasan dibalik pembatasan pembelian yakni untuk 1 KK cukup 1 zak beras.

“Dibatasi agar semua bisa terlayani, jadi kami batasi 1 KK hanya bisa beli 1 zak beras kemasan 5 kilogram. Operasi pasar ini juga respin dari kondisi harga beras yang naik tinggi dimana hasil survey kemarin berkisan 14 ribu hingga 15 ribu rupiah perkilonya,” jelas Arifin.

Arifin yang saat itu didampingi Zulkarnaen, Pimpinan Kantor Cabang Bulog Waingapu itu memastikan operasi pasar itu akan dilakukan hingga 3 bulan ke depan sampai harga stabil dan terjangkau.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut