Wilayah Ini Siap Laksanakan Referendum Paska Wafatnya Ratu Elizabeth II

Ahmad Islamy Jamil
.
Rabu, 14 September 2022 | 23:30 WIB
Ratu Elizabeth II mangkat di usia 96 tahun ( Foto : Istimewa)

ST JOHN’S, iNewsSumba.id – Wilayah Ini berencana untuk menggelar referendum atau Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) untuk merdeka atau masih tetap di bawah Inggris.Antigua dan Berbuda adalah dua wilayah dimaksud. Wacana untuk itu kembali mencuat paska wafatnya Ratu Elizabeth II.

Perdana Menteri Antigua dan Barbuda, Gaston Browne mengatakan, gelaran pepera itu akan dilaksanakan dalam beberapa tahun mendatang. Nantinya diharapkan pepera bisa menentukan apakah wilayah yang terdiri dari sejumlah pulau di kawasan Karibia itu bisa menjadi sebuah negara berdaulat berbentuk republic.

“Ini adalah langkah terakhir untuk menyelesaikan lingkaran kemerdekaan itu, untuk memastikan bahwa kita benar-benar bangsa yang berdaulat,” kata Browne kepada jaringan televisi ITV, Minggu (11/9/2022).

Direncanakan, pepera akan diadakan dalam tiga tahun dari sekarang. Namun kata Browne, pepera bukan dimaksudkan untuk tindakan permusuhan ataupun sikap tidak hormat kepada raja Inggris yang baru.

Untuk diketahui, Antigua dan Barbuda adalah koloni Inggris dimasa lampau. Negara itu memperoleh kemerdekaan pada 1981, namun sampai sekarang masih menjadi salah satu dari 14 Wilayah Persemakmuran yang terus diperintah oleh raja Inggris.

Pada Sabtu (10/9/2022) lalu, Antigua dan Barbuda juga turut memproklamasikan Raja Charles III sebagai penguasa baru mereka, menggantikan Ratu Elizabeth II yang mangkat dalam usia 96 tahun, Kamis (8/9/2022) lalu.

Artikel ini telah tayang di www.inews.id dengan judul " Pascakematian Ratu Elizabeth II, Wilayah Inggris Ini Ingin Referendum Jadi Negara Merdeka "

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Bagikan Artikel Ini