WAINGAPU — Isu dugaan kesurupan atau histeria massal di SMAN 1 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, sempat viral di media sosial. Informasi tersebut bahkan sempat membuat sebagian orang tua khawatir dan melarang anak mereka mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Namun, pihak SMAN 1 Waingapu memberikan klarifikasi resmi. Kepala SMAN 1 Waingapu, Rambu Baja Oru, menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung normal dan kondusif.
“Tidak ada kejadian histeria masal hingga menyebabkan gangguan KBM,” tegas Kepsek SMAN 1, Rambu Baja Oru kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 21 September 2026 lalu.
Menurut Rambu, informasi yang beredar di media sosial tidak menggambarkan kondisi kegiatan belajar mengajar di sekolah secara keseluruhan. Ia memastikan aktivitas pendidikan tetap berjalan sesuai agenda.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMAN 1 Waingapu, Murawan, juga memberikan penjelasan mengenai peristiwa yang disebut terjadi pada Rabu dua minggu sebelumnya. Menurut dia, hanya ada seorang siswa yang diizinkan pulang karena kondisi sakit.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
