Dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang terdapat 15 personel yang terdiri atas rescuer dan anak buah kapal (ABK). Selain itu, sebanyak 36 personel Yonif TP 929/MMM Brigif 21/Komodo Soe, Timor Tengah Selatan, turut dalam pergerakan tersebut.
Dukungan juga datang dari tenaga kesehatan. Sebanyak empat tenaga kesehatan dari Yayasan D. Asadoma ikut bergabung dalam perjalanan menuju Labuan Bajo.
Selain unsur SAR dan kesehatan, satu orang awak media dari Detik.com juga berada dalam rombongan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan dukungan lintas sektor dalam penanganan dampak gempa bumi di Pulau Flores.
KN. SAR Antareja 233 juga membawa sejumlah perlengkapan pendukung, mulai dari obat-obatan dan perlengkapan medis hingga logistik serta pakaian. Bantuan tersebut disiapkan untuk didistribusikan kepada korban gempa bumi.
Mexianus menegaskan seluruh personel dan unsur pendukung akan terus berkoordinasi selama pelaksanaan tugas. Koordinasi dilakukan untuk memastikan operasi pencarian dan pertolongan serta penanganan bencana berjalan aman, efektif, dan terarah.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
