Perbedaan harga antarwilayah kembali memunculkan perdebatan di tengah masyarakat terkait pemerataan energi nasional.
Warga di kawasan timur Indonesia berharap pemerintah terus menjaga kestabilan harga agar biaya hidup tidak semakin tinggi.
“Kami di daerah kepulauan sangat bergantung pada BBM untuk aktivitas sehari-hari,” kata seorang warga di Flores Timur.
Pengamat energi menyebut Indonesia memiliki tantangan distribusi besar karena wilayah kepulauan yang luas.
Kondisi itu membuat biaya pengiriman BBM berbeda antara satu daerah dengan daerah lain.
Meski demikian, masyarakat berharap disparitas harga energi bisa terus ditekan agar akses BBM semakin merata.
Pertamina memastikan distribusi BBM tetap berjalan normal di seluruh Indonesia meski terjadi perubahan harga pada awal Juni ini.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
