Peluncuran sistem ini dihadiri pula oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, yang menyampaikan apresiasi atas inovasi digital di Pelabuhan Waingapu. Ia menilai langkah ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.
Implementasi kedua sistem tersebut juga menjadi bukti sinergi antara KSOP, Pelindo, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum seperti TNI, Polri, dan Kejaksaan.
Fadly menekankan pentingnya kolaborasi seluruh stakeholder agar sistem ini dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. “Kami berharap implementasi ini mampu mewujudkan pelabuhan yang berdaya saing dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Dengan sistem yang transparan dan terintegrasi, Pelabuhan Waingapu kini tidak hanya menjadi pusat logistik, tetapi juga simbol komitmen terhadap pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi model bagi pelabuhan lain di Nusa Tenggara Timur maupun di Indonesia.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
