Letjen Yudi Abrimantyo Mundur, Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Guncang BAIS TNI

Tim iNews
Ilustrasi, kasus penyiraman air keras pada aktivis KontraS berimbas mundurnya Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Letjen Yudi Abrimantyo (Foto: AI).

Usai rapat, TNI menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap prajurit yang melanggar hukum tanpa pandang bulu. Penegakan hukum disebut berlaku bagi semua jenjang kepangkatan.

TNI menyatakan tidak akan memberikan toleransi terhadap pelanggaran hukum, termasuk penganiayaan, keterlibatan aktivitas ilegal, maupun tindak pidana lainnya yang melibatkan prajurit.

Selain penegakan hukum, TNI juga akan memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas kepemimpinan di setiap satuan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Pembenahan internal juga dilakukan melalui penanaman nilai disiplin, integritas dan profesionalisme kepada seluruh prajurit TNI di seluruh wilayah Indonesia.

Kasus ini menjadi salah satu ujian serius bagi TNI dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus menunjukkan komitmen terhadap supremasi hukum di Indonesia.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network