Gelombang Tinggi Intai Perairan Sumba, KSOP Waingapu Minta Kapal Tak Nekat Berlayar

Dion. Umbu Ana Lodu
Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Fadly Afand Djafar di ruang Mariteme Command Center Pelabuhan-Foto: Dion. Umbu Ana Lodu

WAINGAPU, iNewsSumba.id – Ancaman gelombang tinggi kembali membayangi perairan Sumba Timur. Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu mengeluarkan peringatan resmi kepada para nakhoda, pemilik, dan operator kapal agar tidak memaksakan pelayaran selama periode 17 hingga 23 Januari 2026.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul meningkatnya curah hujan dan tinggi gelombang laut akibat pengaruh angin muson barat yang berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran di wilayah Pelabuhan Waingapu dan sekitarnya.

Kepala KSOP Kelas IV Waingapu, Fadly Afand Djafar, menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi pertimbangan utama sebelum kapal meninggalkan pelabuhan, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem yang sulit diprediksi.

“Menunda keberangkatan bukan berarti merugikan, tetapi justru menyelamatkan kapal, awak, penumpang, dan muatan,” kata Fadly dalam pemberitahuan tertulis yang diterbitkan KSOP Waingapu.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, KSOP meminta para nakhoda rutin memantau prakiraan cuaca melalui laman resmi BMKG maritim serta menjalin komunikasi dengan stasiun radio pantai untuk memperoleh informasi cuaca terkini.

Selain itu, setiap kapal diwajibkan memastikan kondisi laik laut sebelum mengajukan permohonan persetujuan berlayar. Kapal yang nekat berlayar di tengah cuaca buruk dinilai berisiko tinggi mengalami kecelakaan laut.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network