Perkosa Perempuan Difabel, Pria Gowa ini Tewas oleh Aksi Vigilante Warga

Tim iNews
Terduga pelaku pemerkosaan diarak dan diseret dengan motor di Gowa-Foto: Tangkapan layar

Camat Tompo Bulu menyebut peristiwa ini sebagai letupan kemarahan sosial. “Kita semua tidak mengharapkan kejadian seperti ini. Diduga dari adanya kasus asusila,” ujarnya. Namun ia tidak menyangkal bahwa ketegangan sosial di kampung tersebut sudah lama terpendam.

Kapolres Gowa AKBP Muhammad Aldy Sulaiman mengatakan bahwa semua tindakan warga dalam video itu akan diselidiki. “Kami tidak membenarkan aksi kekerasan. Proses hukum tetap harus ditempuh,” ujarnya. Ia juga membenarkan bahwa pelaku adalah residivis yang baru saja melakukan dua kejahatan dalam satu hari.

Kasus ini menimbulkan perdebatan publik: sebagian menganggap warga bertindak karena frustrasi terhadap sistem hukum, sementara sebagian lain mengecam kekerasan sebagai tindakan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan.

Pakar kriminologi menyebut aksi vigilantisme biasanya tumbuh dalam kondisi ketidakpercayaan publik terhadap aparat. Warga merasa lebih cepat mengambil tindakan sendiri daripada menunggu proses hukum yang dianggap lamban.

Kini, polisi memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti digital untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi penganiayaan. Kasus ini dipastikan tidak berhenti pada kematian pelaku, tetapi bergerak pada siapa yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan itu.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network