Indonesia dan Swiss Perkuat Kerja Sama Pendidikan Vokasi, Tingkatkan Daya Saing SDM

Dion. Umbu
Indonesia melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Swiss dan Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi (SECO) - Foto : istimewa

Selain itu, pada fase pertama, program Community Coaching on Sustainability (COCOS) telah membantu pengembangan 10 produk dan layanan wisata berkelanjutan, melatih 34 master trainer, dan mendampingi 8 desa wisata hingga tahun 2023.

Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Timor-Leste, dan ASEAN, Olivier Zehnder, menekankan pentingnya tenaga kerja berkualitas dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Ekonomi yang kompetitif dibangun dari tenaga kerja terampil, adaptif, dan tangguh. Untuk itu, kami yakin pendekatan pendidikan vokasi ganda dapat berperan dalam menutup kesenjangan keterampilan di Indonesia," ujar Zehnder.

Dalam forum "Skills in Action: Advancing Competitiveness," berbagai pemangku kepentingan dari pemerintah, akademisi, dan sektor industri berkumpul untuk berdiskusi tentang inovasi pendidikan vokasi di Indonesia.

Sejumlah panelis dari Kemenpar, Kementerian Perindustrian, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, hingga perwakilan industri turut membahas strategi memperkuat ekosistem pendidikan vokasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan industri dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Dengan kelanjutan kerja sama ini, Indonesia semakin optimis dalam mencetak tenaga kerja unggul yang siap bersaing di kancah global.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network