Polres Sumba Timur Ungkap Modus Pelajar Cari Efek Mabuk dengan Obat Murah, Orang Tua Diminta Waspada
WAINGAPU, iNewsSumba.id – Penyalahgunaan obat-obatan untuk mendapatkan efek memabukkan menjadi salah satu perhatian Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Sumba Timur dalam upaya mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata mengingatkan bahwa ancaman terhadap generasi muda tidak hanya berasal dari narkotika seperti sabu dan ganja, tetapi juga penggunaan obat keras yang tidak sesuai peruntukannya.
Peringatan tersebut disampaikan saat memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada puluhan pengurus OSIS SMAN 2 Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SMAN 2 Waingapu itu mengusung tema “OSIS Kuat, Sekolah Bersinar Tanpa Narkoba”. Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berupaya meningkatkan pemahaman pelajar tentang berbagai jenis zat berbahaya yang berpotensi disalahgunakan.
Dalam pemaparannya, Parwata menyoroti penggunaan obat-obatan tertentu yang diracik atau dikonsumsi secara tidak tepat untuk memperoleh efek memabukkan. Menurut dia, harga yang relatif murah dapat menjadi salah satu faktor yang membuat praktik tersebut perlu diwaspadai.
“Modus sekarang anak sekolah mabuk bukan pakai miras, tapi minum racikan obat-obatan karena dengan harganya yang murah sudah bisa bikin fly. Ini yang tidak disadari orang tua,” ujar Parwata.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu