Jokowi Akan Buka Suara Soal Orang Kuat di Belakang Roy Suryo
JAKARTA, iNewsSumba.id – Polemik penangguhan penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Di tengah perdebatan publik mengenai keputusan tersebut, tim hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan bahwa Jokowi sendiri nantinya akan angkat bicara terkait sosok yang disebut sebagai "orang kuat" di belakang Roy Suryo.
Pernyataan itu disampaikan pengacara Jokowi, Ade Darmawan, saat menanggapi keputusan penangguhan penahanan terhadap Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Menurut Ade, pihaknya memiliki informasi mengenai adanya figur berpengaruh yang berada di balik proses penangguhan tersebut. Namun, ia memilih untuk tidak mengungkapkannya kepada publik saat ini.
"Nanti biar Pak Jokowi sendiri yang menyampaikan orang kuat itu. Kami tahu, tetapi kami tidak mau hari ini membuka ini di sini," kata Ade kepada wartawan, Senin (22/6/2026).
Pernyataan tersebut langsung memantik perhatian publik. Sebab, untuk pertama kalinya kubu Jokowi memberi sinyal bahwa mantan Presiden RI itu kemungkinan akan menyampaikan langsung pandangannya mengenai pihak yang diduga memiliki pengaruh dalam perkara Roy Suryo.
Meski mengaku mengetahui identitas sosok tersebut, Ade menegaskan pihaknya masih menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi untuk menjelaskan kepada masyarakat pada waktu yang dianggap tepat.
Ade juga menyampaikan keyakinannya bahwa keputusan penangguhan penahanan tidak lahir begitu saja tanpa adanya pihak yang memberikan dukungan atau persetujuan.
"Di belakang Roy Suryo ini ada orang kuat, pastinya ada orang yang menyetujui penangguhan penahanan ini," ujarnya.
Namun hingga kini, tidak ada nama maupun identitas yang disebutkan secara terbuka. Pernyataan itu justru menimbulkan berbagai spekulasi dan menjadi bahan diskusi di kalangan pengamat hukum maupun politik.
Isu tersebut muncul setelah Roy Suryo dan Dokter Tifa memperoleh penangguhan penahanan hanya beberapa hari setelah ditangkap terkait perkara dugaan penghasutan dan pencemaran nama baik yang berkaitan dengan polemik ijazah Jokowi. Sebelumnya, kuasa hukum Roy Suryo bahkan menyebut terdapat sekitar 50 tokoh yang siap menjadi penjamin penangguhan penahanan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu.
Bagi kubu Jokowi, keputusan penangguhan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab secara terbuka. Karena itu, Ade meminta aparat penegak hukum memberikan penjelasan yang transparan mengenai alasan pemberian penangguhan tersebut.
Selain menyoroti aspek hukum, pernyataan Ade juga membuka kemungkinan munculnya babak baru dalam polemik yang selama ini berkembang di ruang publik. Terlebih ketika Jokowi disebut akan menyampaikan sendiri pandangannya mengenai sosok yang dimaksud.
Hingga saat ini, Jokowi belum memberikan pernyataan resmi terkait siapa figur yang disebut berada di belakang Roy Suryo. Namun pernyataan tim hukumnya membuat perhatian publik kini tertuju pada kemungkinan munculnya penjelasan langsung dari mantan kepala negara tersebut.
Apabila Jokowi benar-benar angkat bicara, maka pernyataannya diperkirakan akan menjadi salah satu momen penting dalam perkembangan kasus yang selama berbulan-bulan menyedot perhatian masyarakat Indonesia.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu