get app
inews
Aa Text
Read Next : Polisi Bangun Posko Bantuan, Warga Terdampak Gempa Flores Diminta Cari Tempat Aman

Kapal Yacht Australia Terdampar Tanpa Awak di Pantai Rote Ndao, Polisi Selidiki Keberadaan Nahkoda

Rabu, 17 Juni 2026 | 07:49 WIB
header img
Penemuan yacht asing tanpa awak di Pantai Duile, Kabupaten Rote Ndao, NTTmenjadi perhatian aparat keamanan dan warga (Foto: istimewa)

ROTE NDAO, iNewsSumba.id – Warga Desa Faifua, Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao dibuat penasaran dengan kemunculan sebuah kapal yacht berbendera Australia yang tiba-tiba terdampar di pesisir Pantai Duile, Selasa (16/6/2026).

Seperti dilansir oleh Tribrata News NTT, kapal jenis yacht bernama Balamara itu ditemukan dalam kondisi kandas di bibir pantai tanpa seorang pun berada di atasnya. Tidak ditemukan nahkoda, awak kapal maupun penumpang yang seharusnya mengoperasikan kapal tersebut.

Penemuan kapal asing tanpa awak ini langsung menjadi perhatian masyarakat setempat. Banyak warga berdatangan ke lokasi untuk melihat dari dekat kapal yang diduga hanyut sebelum akhirnya kandas di kawasan pesisir.

Kapolres Rote Ndao AKBP Mardiono mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga yang pertama kali menemukan kapal tersebut.

“Begitu menerima laporan dari warga, personel Polsek Rote Timur langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan,” kata Mardiono.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, petugas menemukan sejumlah dokumen penting yang mengarah pada identitas kapal tersebut.

Dalam dokumen yang ditemukan, kapal itu diketahui bernama Balamara dengan tipe Adams Traditional 36. Kapal juga tercatat menggunakan nomor lambung AU-WWA072974 dan mesin merek Volvo Penta.

Polisi juga menemukan berbagai barang yang masih berada di dalam kapal. Barang-barang tersebut antara lain satu unit GPS, tas berisi pakaian, televisi dan peralatan kerja berupa bor listrik.

“Seluruh barang yang ditemukan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, hingga kini polisi masih berupaya mengungkap bagaimana kapal tersebut bisa terdampar di wilayah Rote Timur tanpa awak.

“Kami masih melakukan pendalaman terkait asal-usul pelayaran kapal ini, bagaimana bisa terdampar di wilayah Rote Timur, serta keberadaan nahkoda dan awak kapalnya,” katanya.

Polisi juga telah memasang garis polisi di sekitar lokasi guna mencegah kerusakan barang bukti.

Kasus ini menjadi perhatian karena Rote Ndao merupakan wilayah terluar Indonesia yang berbatasan langsung dengan jalur pelayaran internasional menuju Australia.

Hingga Selasa sore, aparat masih melakukan penjagaan sambil menunggu proses identifikasi lanjutan dari instansi terkait.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut