get app
inews
Aa Text
Read Next : Diperiksa 5 Jam di Polda NTT, Video Percakapan Ketua DPRD TTU dengan Dokter Icha Didalami Penyidik

Mahasiswa di Sumba Barat Daya Tewas Ditembak Senapan Angin, Berawal dari Candaan di Depan Kios

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB
header img
Seorang mahasiswa di Sumba Barat Daya tewas tetembak senapan angin (Foto : ilustrasi AI)

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id – Peristiwa tragis terjadi di Desa Wee Pangali, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Jumat (22/5/2026) sore. Seorang mahasiswa berinisial M.M.K. (24) meninggal dunia setelah terkena tembakan senapan angin di bagian dada kanan.

Informasi yang dirangkum dari Tribrata News Sumba Barat Daya menyebutkan, korban diduga ditembak oleh A.B.K. (20), seorang petani yang masih berasal dari desa yang sama. Insiden berdarah itu terjadi sekitar pukul 16.00 WITA dan kini tengah ditangani aparat kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula ketika pelaku datang ke sebuah kios untuk membeli rokok. Setelah dilayani oleh adik korban, pelaku kemudian keluar dari kios tersebut.

Tak lama berselang, korban menegur pelaku dalam suasana bercanda. Namun candaan itu berubah menjadi petaka setelah korban diduga mengucapkan kalimat menantang pelaku untuk menembaknya di bagian dada.

“Mungkin saat itu mereka sama-sama tidak menyangka candaan itu berujung maut,” ujar salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian.

Mendengar ucapan korban, pelaku kemudian mengokang senapan angin jenis uklik atau pompa yang dibawanya. Tanpa diduga, pelaku langsung melepaskan satu kali tembakan ke arah korban.

Peluru senapan angin tersebut mengenai dada kanan korban. Korban sontak terjatuh di tanah dan mengalami pendarahan serius.

Ayah korban yang melihat kejadian itu langsung panik dan berupaya menyelamatkan anaknya dengan membawa korban ke RS Karitas Waitabula menggunakan kendaraan keluarga.

Namun nahas, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia akibat luka tembak yang dideritanya.

“Korban dinyatakan meninggal dunia setelah tiba di rumah sakit. Luka tembak berada di bagian dada kanan,” ungkap sumber kepolisian.

Dari hasil pendalaman sementara, senapan angin yang digunakan pelaku merupakan senapan merek Mauser kaliber 4,5 mm atau 0.177 inch dengan kekuatan tembakan mencapai 600 hingga 1000 fps.

Polisi juga menyebut senapan tersebut memiliki daya akurasi efektif antara 30 hingga 50 meter sehingga sangat berbahaya apabila disalahgunakan.

Saat ini aparat kepolisian telah mengamankan pelaku beserta barang bukti berupa senapan angin yang digunakan dalam kejadian tersebut. Polisi juga telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi serta visum et repertum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut