get app
inews
Aa Text
Read Next : PDIP: Stand Up Comedy Jangan Diseret ke Jalur Hukum, Balaslah dengan Humor

Freezer Kios Ayam Geprek ini Simpan Misteri Mutilasi, 2 Pelaku Ditangkap Polisi

Senin, 30 Maret 2026 | 09:55 WIB
header img
Ilustrasi, misteri mutilasi korban yang disimpan dalam freezer ayam geprek di Bekasi terungkap. (Foto: AI).

JAKARTA, iNewsSumba.id-Kasus mutilasi yang menggegerkan warga Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, akhirnya mulai menemukan titik terang. Polisi menangkap dua orang pelaku yang diduga terlibat dalam pembunuhan sadis tersebut setelah jasad korban ditemukan tersimpan di dalam freezer kios ayam geprek.

Penangkapan pelaku dilakukan oleh tim dari Polda Metro Jaya setelah melakukan penyelidikan intensif sejak penemuan jasad korban pada Minggu dini hari.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Abdul Rahim mengatakan, kedua pelaku berinisial DS alias A dan S telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif.

“Sudah, 2 orang pelakunya sudah kita tangkap. Inisialnya DS alias A dan S,” ujar Abdul Rahim, Senin (30/3/2026).

Korban diketahui berinisial AH (39), yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam freezer tempatnya bekerja. Saat ditemukan, tubuh korban sudah tidak utuh karena tangan dan kaki korban telah dimutilasi.

“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” katanya.

Penemuan jasad korban pertama kali diketahui oleh pemilik kios ayam geprek yang merasa curiga karena kios dalam keadaan tertutup dan korban tidak dapat dihubungi. Setelah kios dibuka, pemilik menemukan freezer yang berisi jasad korban.

Kondisi jasad saat ditemukan sudah membusuk dan terbungkus kain serta plastik. Temuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian dan menggegerkan warga sekitar perumahan.

Kasus ini kini masih dalam pengembangan penyidik untuk mengungkap motif pembunuhan dan mutilasi yang diduga telah direncanakan oleh pelaku.

Polisi juga masih mendalami hubungan antara korban dan para pelaku serta kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus pembunuhan tersebut.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut