Herdman Bongkar Kekuatan Bulgaria: Fisik, Disiplin dan Serangan Sayap Jadi Ancaman Utama
Selain taktik, Herdman juga menyoroti aspek mental. Ia tidak ingin Indonesia mengulangi kesalahan saat semifinal, di mana tim sempat memulai laga dengan tempo lambat.
“Kami harus memulai lebih kuat dibanding saat melawan Saint Kitts,” tegasnya.
Dia memperingatkan bahwa Bulgaria akan sangat berbahaya jika mencetak gol lebih dulu.
“Jika kami memulai sepelan itu lagi, kami akan dihukum,” lanjut Herdman.
Dalam kondisi tertinggal, Bulgaria dikenal mampu mengontrol permainan dengan disiplin tinggi.
Karena itu, fokus sejak menit awal menjadi kunci penting.
Herdman juga berharap dukungan suporter bisa memberi tekanan kepada lawan.
“Bulgaria adalah tim top, dan saya berharap suporter memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami,” ujarnya.
Final ini bukan hanya soal teknik, tetapi juga soal kecerdasan membaca permainan lawan oleh Ole Romeny, Beckam Putra dan kawan-kawan.
Jika strategi berjalan sesuai rencana, Indonesia punya peluang mencetak sejarah.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu