get app
inews
Aa Text
Read Next : 51 Rumah di Adonara Barat Dibakar Dampak Bentrok Sengketa Lahan 2 Desa, 1 Warga Tewas

Konflik Tanah Ulayat di Adonara Timur Meledak, Rumah Warga Terbakar dan Korban Luka Tertembak

Jum'at, 06 Maret 2026 | 19:59 WIB
header img
Konflik tanah ulayat di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, NTT. Sejumlah rumah dibakar dan ada warga tertembak(Foto: Tangkapan Layar)

FLORES TIMUR – Konflik perebutan tanah ulayat kembali memicu ketegangan di wilayah Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. Bentrokan antarwarga pecah di Kecamatan Adonara Timur pada Jumat (6/3/2026), mengakibatkan sejumlah rumah terbakar dan beberapa warga dilaporkan mengalami luka akibat tembakan senjata rakitan.

Insiden tersebut melibatkan warga dari Desa Lewonara Sausina dan Desa Bele Waiburak. Ketegangan yang dipicu sengketa lahan adat itu berkembang menjadi aksi saling serang yang membuat situasi di lokasi memanas.

Sejumlah bangunan dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Api terlihat melalap rumah dan gudang milik warga di wilayah Desa Lewonara Sausina, sementara kepulan asap tebal membumbung di tengah kepanikan warga.

Warga yang berada di sekitar lokasi berlarian menyelamatkan diri. Sebagian memilih mengungsi ke jalan raya dan area yang dianggap lebih aman untuk menghindari bentrokan yang semakin meluas.

Selain kerusakan bangunan, beberapa warga juga dilaporkan mengalami luka akibat terkena tembakan senjata rakitan yang digunakan dalam bentrokan tersebut. Hingga kini belum ada laporan korban jiwa.

Kasi Humas Polres Flores Timur, AKP Eliezer Kalelado, membenarkan adanya konflik antarwarga yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur.

“Memang benar terjadi perang antarwarga yang diduga dipicu persoalan tanah ulayat antara dua desa di wilayah Adonara Timur,” kata AKP Eliezer Kalelado saat dikonfirmasi, Jumat(6/3/2026).

Menurutnya, aparat kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk meredam konflik dan mengamankan situasi agar tidak semakin meluas.

“Saat ini anggota masih menuju lokasi untuk mengamankan situasi dan mencegah konflik berkembang lebih jauh,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah rumah masih dilaporkan terbakar dan situasi di lokasi konflik masih tegang.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut