Dihantam Gelombang 4 Meter, KM Abadi Jaya Patah Dua di Pesisir Kodi Balaghar
Nahkoda KM Abadi Jaya A1 diketahui bernama Naryudi, warga asal Pekalongan, Jawa Tengah. Ia mengaku kondisi cuaca berubah ekstrem saat kapal mendekati perairan Kodi Balaghar.
“Kapal sudah tidak bisa dikendalikan karena ombak dan angin sangat kuat,” ujar Naryudi kepada petugas di lokasi.
Kepala Desa Waimaringi, Petrus Pati Dita, mengatakan keberadaan kapal tersebut langsung menarik perhatian warga sejak pagi hari.
“Warga datang membantu evakuasi ABK dan mengamankan barang-barang dari kapal,” kata Petrus.
Saat ini, proses penanganan masih dilakukan dengan menurunkan muatan kapal berupa beras, bahan bakar minyak, gula, dan perbekalan lainnya untuk mengurangi beban kapal.
Sementara itu, BMKG NTT mengingatkan potensi gelombang tinggi masih terjadi hingga akhir Januari di perairan selatan dan barat Sumba.
BMKG mencatat tinggi gelombang berkisar antara 2,5 hingga 4 meter dan mengimbau nelayan serta pengguna jasa laut untuk menunda aktivitas pelayaran demi keselamatan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu