Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Menteri KKP Pingsan saat Upacara Penyerahan Jenazah Korban Pesawat ATR
Advertisement . Scroll to see content

Walau Tipis, Basarnas Tak Menutup Harapan Mukjizat di Balik Jatuhnya ATR 42 di Maros

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:47 WIB
  • author Dion. Umbu, Felldy Aslya Utama
Walau Tipis, Basarnas Tak Menutup Harapan Mukjizat di Balik Jatuhnya ATR 42 di Maros
Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI M Syafi"i -Foto: IG

JAKARTA, iNewsSumba.id – Harapan tipis masih disimpan Badan SAR Nasional (Basarnas) dalam tragedi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan. Meski peluang korban selamat nyaris nihil, Basarnas tetap membuka kemungkinan adanya mukjizat di tengah operasi pencarian.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi’i menyampaikan keyakinannya bahwa secara logika kecelakaan tersebut kecil kemungkinan menyisakan korban hidup. Namun, pengalaman di lapangan membuatnya enggan menutup semua pintu harapan.

“Tidak ada. Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup,” kata Syafi’i di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Syafi’i mengungkapkan, dalam sejarah kecelakaan penerbangan, pernah terjadi kondisi serupa di mana pesawat hancur, namun satu penumpang ditemukan masih hidup setelah beberapa hari pencarian.

Menurutnya, korban tersebut selamat karena terpental keluar dari badan pesawat dan sempat mengalami kondisi mati suri sebelum akhirnya ditemukan tim penyelamat.

“Karena pernah itu kejadian ada pesawat crash, kemudian kondisinya sama, terburai pesawatnya, tapi ternyata ada penumpang yang terlempar, kemudian mati suri, beberapa hari ditemukan dalam kondisi hidup,” ujarnya.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut