Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Elon Musk : Amerika di Ambang Kebangkrutan, Desak Pemangkasan Anggaran Pemerintah
Advertisement . Scroll to see content

Pesan Ancaman di Senjata Pelaku: Ancaman Trump dan Tulisan “Untuk Anak-Anak” di Gereja Minneapolis

Kamis, 28 Agustus 2025 | 08:39 WIB
  • author Dion. Umbu, Anton Suhartono
Pesan Ancaman di Senjata Pelaku: Ancaman Trump dan Tulisan “Untuk Anak-Anak” di Gereja Minneapolis
Penembakan di Gereja Katolik Annunciation, Minnesota, Rabu (27/8/2025). Insert: Robin Westman, pelaku yang menewaskan dua anak-anak dan melukai 17 jemaat-Foto:AP/BBC

MINNEAPOLIS, iNewsSumba.id – Fakta baru terungkap dari penembakan mematikan di Gereja Katolik Annunciation, Minnesota, Rabu (27/8/2025). Robin Westman, pelaku yang menewaskan dua anak-anak dan melukai 17 jemaat, ternyata meninggalkan pesan menakutkan di magasin senapan yang digunakannya.

Westman menuliskan kalimat ancaman untuk Presiden Donald Trump. Bahkan, ia menuliskan kata-kata “Untuk Anak-Anak,” yang seakan menjadi deklarasi keji bahwa target serangannya memang diarahkan ke siswa sekolah Katolik. Sebuah pertanyaan sinis yang juga ia tulis berbunyi, “Di Mana Tuhan Kalian?”

Tulisan itu seakan menjadi kunci untuk memahami pola pikir pelaku, meski motif pastinya belum bisa dipastikan. Polisi menyebut Westman bunuh diri setelah aksinya, sehingga sulit mengurai lebih jauh alasan di balik kebrutalan ini.

Kepala Kepolisian Minneapolis Brian O’Hara menegaskan pelaku bertindak seorang diri. “Kami yakin pelakunya adalah satu orang, seorang pelaku tunggal,” katanya. Ia menambahkan, pelaku tidak memiliki catatan kriminal menonjol sebelumnya.

Sementara Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem menyebut aksi ini sebagai tragedi yang tak bisa diterima. “Tindakan kekerasan seperti ini tidak terpikirkan, pelaku menargetkan kelompok paling rentan yakni anak-anak yang sedang beribadat,” ujarnya.

Presiden Donald Trump, yang menjadi salah satu target ancaman dalam tulisan Westman, langsung turun tangan dengan menyatakan dukacita dan memastikan pemerintah federal mengawasi penanganan kasus. Ia menghubungi Gubernur Minnesota Tim Walz serta menuliskan pernyataan resmi di platform Truth Social.

Gereja Annunciation kini berubah menjadi lokasi duka, di mana doa dan lilin dinyalakan untuk mengenang anak-anak yang menjadi korban. Amerika sekali lagi dihadapkan pada pertanyaan besar: sampai kapan rumah ibadah harus menjadi sasaran kekerasan senjata?

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut