Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aturan Baru Gratifikasi KPK 2026, Batas Nominal Naik hingga Rp1,5 Juta
Advertisement . Scroll to see content

PDIP Soroti Penahanan Hasto Kristiyanto: Serangan Politik Menjelang Kongres?

Kamis, 20 Februari 2025 | 23:38 WIB
  • author Achmad Al Fiqri, Dion Umbu
PDIP Soroti Penahanan Hasto Kristiyanto: Serangan Politik Menjelang Kongres?
Ketua DPP PDI Perjuangan Ronny Talapessy sebut penahanan Hasto berbau politis dan jadi serangan untuk partai dalam konferensi pers, Kamis (20/2/2025) - Foto: iNews.id/Achmad

JAKARTA, iNewsSumba.id – Ketua DPP PDI Perjuangan, Ronny Talapessy, menuding penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bermuatan politik. Menurutnya, langkah KPK ini merupakan serangan terhadap partai berlambang banteng tersebut.

"Ini bukan sekadar proses hukum, ini penahanan politik! Ini adalah babak baru serangan terhadap partai kami," tegas Ronny dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Ronny juga mengklaim bahwa sebelum kongres partai, Hasto memang telah "ditargetkan" untuk ditahan. Ia menilai posisi Sekjen memiliki peran strategis dalam partai, sehingga langkah ini patut dicurigai sebagai bagian dari upaya mengacaukan PDIP.

KPK resmi menahan Hasto Kristiyanto setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI. Hasto diduga memberikan hadiah atau janji kepada Wahyu Setiawan, anggota KPU RI periode 2017-2022.

"Dengan bukti yang cukup, KPK telah menerbitkan surat perintah penyidikan dan menetapkan saudara HK sebagai tersangka," ungkap Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam konferensi pers Selasa (24/12/2024).

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut