Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : BPOM Dapat Rp509 Miliar untuk Awasi MBG, Fokus Baru Bukan Sekadar Surveilans tapi Cegah Keracunan
Advertisement . Scroll to see content

Lauk Tempe, Telur Ayam dan Mie dalam Paket MBG yang Dipasok ke SDK Andaluri Basi!

Rabu, 19 Februari 2025 | 05:30 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Lauk Tempe, Telur Ayam dan Mie dalam Paket MBG yang Dipasok ke SDK Andaluri Basi!
Icad dan Eca, dua siswa SDK Anda Luri - Foto : Tangkapan Layar

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Insiden 29 siswa SDK Andaluri di Kelurahan Matawai, Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, NTT yang diduga keracunan usai menyantap menu makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) Selasa (18/2/2025) siang lalu hingga kini masih jadi bahasan warga. Bahasan itu bahkan merambah hingga media sosial oleh warganet.

Terkait dengan peristiwa itu, iNews Media Group selain menyaksikan belasan siswa sempat Jalani penanganan medis oleh petugas dari Puskesmas Kota Waingapu, juga menerima video dari keluarga sisa yang menyantap menu makanan yang kemudian berdampak pada gangguan kesehata sejumlah siswa itu.

“Tidak enak, basi! Dia punya telur, dia punya tempe sama dia punya mie basi, saya makan tapi rasa tidak enak,” ujar polos Eca didampingi Icad sesama siswa SDK Andaluri dalam pengakuan di video yang diterima iNews.

Eca yang mengaku merupakan siswi kelas V SDK Andaluri itu juga mengaku sempat pusing dan mual setelah menyantap sebagian makanan yang dikemas dalam kotak plastik itu. Karena itu, ia mengaku tidak menghabiskannya.    

Sebelumnya di kesempatan terpisah, Fransiskus Xaverius Geroda, Kepala SDK Andaluri pada iNews Media Group menyatakan bahwa awalnya hanya beberapa siswa yang mengeluhkan mual dan pusing, namun jumlahnya terus bertambah. Bahkan, beberapa siswa menyebutkan bahwa makanan yang mereka konsumsi terasa basi dan tidak enak.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut