Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Pengangkut Tebu Milik PT MSM Terbalik  di Patawang, Sopir Diduga Ngantuk Berat
Advertisement . Scroll to see content

Banjir Bandang Terjang Desa Patawang, Puluhan Hektar  Lahan Pertanian Warga Rusak 

Jum'at, 27 Desember 2024 | 22:16 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Banjir Bandang Terjang Desa Patawang, Puluhan Hektar  Lahan Pertanian Warga Rusak 
Banjir rusakkan puluhan hektar lahan pertanian dan juga saluran irigasi di Desa Patawang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, NTT - Foto kolase : istimewa/iNewsSumba.id

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Desa Patawang, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur, dilanda banjir bandang hebat pada Kamis (26/12/2024) lalu. Akibatnya, 44 Kepala Keluarga (KK) di wilayah tersebut merasakan dampaknya secara langsung. Tingginya curah hujan di Pulau Sumba memicu bencana ini, menyebabkan kerusakan parah pada lahan pertanian dan infrastruktur desa.

Kepala Desa Patawang, Iman Soleman, menjelaskan bahwa banjir tidak hanya merendam lahan pertanian, tetapi juga menghancurkan saluran irigasi sepanjang 100 meter.

"Lahan jagung seluas 25 hektar dan padi sawah sebanyak 17 hektar rusak. Ada tanamannya hanyut terbawa arus, ada juga yang busuk karena terlalu lama terendam," ungkapnya.

Selain itu, sebuah rumah semi permanen milik warga juga mengalami kerusakan akibat derasnya arus air. “Kerusakan ini sudah kami data dan akan segera disampaikan kepada instansi terkait untuk mendapatkan penanganan yang semestinya,” tambahnya.

Banjir ini boleh jadi bak pukulan berat bagi para petani. Tanaman yang menjadi sumber penghidupan utama warga kini rusak parah.

“Jagung dan padi sawah adalah andalan warga untuk bertahan hidup. Dengan rusaknya tanaman ini, kami berharap pemerintah dapat segera memberikan bantuan,” ujar salah satu warga yang terdampak.

Iman Soleman menyatakan data kerusakan dan dampaknya telah dikantongi. Dan dalam waktu secepatnya akan diteruskan ke instasi terkait di tinkat Kabupaten guna diambil langkah penanganan semestinya. 

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut