IRCI Pilih Tema Tana Sebagai Pilot Program Desa Wisata Hijau di Sumba Barat Daya

Dion. Umbu Ana Lodu
.
Senin, 12 September 2022 | 08:46 WIB
Salah satu spot wisata menarik di desa Tema Tana, Wewewa Tiimur, Sumba Barat Daya ( Foto : Istimewa)

SUMBA BARAT DAYA, iNewsSumba.id – Labuan Bajo menjadi cerminan bagi IRCI (Institute for Research, Consultation and Information of International Investment)  dan Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA  (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat kecil atau marjinal dari terjangan kapitalisme. Karena itu, di Pulau Sumba khususnya di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kedua lembaga itu menjadikan Desa Tema Tana, Kecamatan Wewewa Timur, sebagai Pilot Program Desa Wisata Hijau (Green Tourism Village).

“ Masyarakat marjinal harus jadi sasaran utama dalam pengembangan wisata dibanding dengan kepentingan kapitalis,” tandas Gabriel de Sola, Direktur IRCI dalam rilisnya yang diterima media ini, Senin (12/9/2022).

Dikatakan Gabriel, Desa Tema Tana melalui Kepala Desanya, Musa Umbu Togola satu visi dan misi untuk menjadinya wilayahnya sebagai Desa Wisata Hijau.

“Ini merupakan implementasi kesepakatan kolaborasi untuk menjadikan Pulau Sumba sebagai Pulau Hijau(Green Island sebagai salah satu Destinasi Wisata Super Premium Go Green,” jelas Gabriel sembari menambahkan kolaborasi Pentahelix  terdiri dari unsur Pemerintah, Akademisi, Rakyat, Civil Society Organization dan Pers.

Pencanangkan Desa Tema Tana sebagai Desa Wisata Super Premium  Go Green, kata Gabriel adalah untuk membuktikan dalam tindakan nyata untuk menciptakan Destinasi Wisata Mancanegara dan Nusantara (Dewi Manna). Dengan beigtu sebut dia, rakyat Desa menjadi pelaku wisata aktif bukan menjadi penonton, dengan merealisasikan Program Nasional, Provinsi dan Kabupaten, untuk menyiapkan sarana prasana penunjang pariwisata, mempersiapkan SDM di desa. Juga tentunya ke depan tidak lagi mudah tergiur bujukan mafia human trafficking.

Hal lain yang juga akan dilakukan pasca pencanangan itu adalah proaktif berkolaborasi dengan Sekolah Hotel Sumba dan Sumba Tourism Board untuk melatih dan mempersiapkan SDM.  Tujuannya Desa  Pariwisata Hijau  Tema Tana siap menjadi pelaku usaha pariwisata seperti Kuliner Khas Sumba, Pemandu Wisata, menjaga kelestarian lingkungan.flora dan fauna, serta menjaga sungai Waikelo  yang menjadi destinasi memikat agar jauh dari pencemaran.

Yang juga akan dilakukan lembaga pimpinannya kata Gabriel adalah promosi dan lobi ke Presiden Jokowi, Kementerian dan Lembaga. Juga tentunya para pelaku usaha pariwisata Nasional maupun Internasional.

“Kami juga akan mendekati pihak Polri dan TNI untuk bersinergi dengan warga desa guna mendukung total atau tidak menjadi pennghalang pembangunan sarana prasarana penunjang Pariwisata,” pungkas Gabriel.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Bagikan Artikel Ini