Menteri P2PA Masih Enggan Tanggapi Video Viral ‘Kawin Tangkap’ di Sumba

Dionisius Umbu Ana Lodu
.
Rabu, 03 Agustus 2022 | 20:24 WIB
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak masih enggan tanggapi video viral kawin tangkap ( Foto Dion Umbu Ana Lodu)

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga, masih enggan menanggapi kembali viralnya video yang menampilkan peristiwa yang kemudian dikenal dengan ‘Kawin Tangkap’. 

Bintang yang memulai Kunjungan Kerjanya (Kunker) di Kabupaten Sumba Timur, Rabu (3/8/2022) dengan meninjau dan berdialog dengan para perempuan pengrajin tenun ikat di Sekolah Tenun Berbasis Komunitas di Kelurahan Kambadjawa, langsung menuju mobil hitam, berplat hitam dengan Nomol RI 47  dengan dikawal para stafnya sekeluar dari gedung sekolah tenun.

“Ibu masih belum kasih tanggapan karena masih mau komunikasi dulu dengan Kapolres,” ungkap beberapa stafnya kepada wartawan media cetak, elektronik dan online yang sudah menunggunya di tangga pintu keluar sekolah tenun.

Untuk diketahui, belum lama ini, kembali viral video yang menampilkan aksi layaknya penculikan pada seorang perempuan dari sebuah rumah. Dalam video itu nampak sejumlah pria dewasa bersenjatakan parang, mengambil dari dalam rumah lalu menggendong seorang perempuan  menuju ke sebuha mobil pick up. Kuat dugaan perempuan itu hendak dikawinkan dengan pria yang menginginkannya menjadi isteri.

Video yang dibagikan ke Instagram oleh akun galeri.sumba  sejak Senin (15/7/2022) lalu itu juga terus dibagikan oleh sejumlah pihak ke group – group platform media sosial lainnya hingga kini. Disebutkan perempuan yang nampak tak kuasa melawan itu dijemput paksa di rumahnya di wilayah desa Modu Waimaringu, Kecamatan Loli, kabupaten Sumba Barat. Juga diinfromasikan bahwa peristiwa itu diduga terjadi pada bulan Mei silam, namun baru kemdian menjadi viral sejak dipublish ke media sosial.

Isak tangis dan teriakan perempuan jelas tedengar dalam video itu, bahkan peristiwa itu nampak disaksikan oleh anak  - anak. Beberapa orang dewasa juga hanya terkesan diam tanpa reaksi mencegah atau paling tidak menghambat saat perempuan malang itu di bawa, dipegang dan digendong sejumlah pria menuju sebuah mobil pick up hitam.

Selanjutnya perempuan malang itu nampak dinaikan ke bagian belakang pick up. Dikelilingi para pria yang membopongnya layaknya menjaga barang atau ternak di bagian belakang pick up.

“Sumba Women In Danger. Kawin tangkap atau bawa lari perempuan atau apapun itu istilahnya, yang mana kenyataanya jelas2 itu adalah penculikan dan pelecehan terhadap perempuan yang dinormalisasikan berkedok tradisi dan budaya!" jelas akun galeri.sumba, sebagaimana tertulis untuk menjelaskan peristiwa dalam video itu

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Berita iNews Sumba di Google News

Bagikan Artikel Ini