Terjadi 443 Gempa Susulan, Warga Sumba Barat Daya Masih Waspada Pasca Gempa Kodi M5,9,

Dion. Umbu Ana Lodu
Gempa susulan sebanyak 443 kali terjadi paska Gempa Bumi M5,9 di Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT (Foto: BMKG)

TAMBOLAKA, iNewsSumba.id — Ratusan gempa susulan masih terjadi di wilayah Kodi, Kabupaten Sumba Barat Daya, setelah gempa utama berkekuatan Magnitudo 5,9 mengguncang kawasan tersebut.

Data terbaru BMKG hingga Selasa (6/10/2026) pukul 06.00 WIB menunjukkan sudah terjadi 443 gempa bumi susulan.

Dari jumlah tersebut, empat gempa susulan dirasakan oleh masyarakat.

BMKG mencatat gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 4,8 dan terkecil 1,1.

Kondisi tersebut membuat kewaspadaan warga di sejumlah wilayah terdampak masih tinggi. Apalagi, sejumlah rumah dan fasilitas umum mengalami kerusakan akibat gempa.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap warga terdampak.

Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonu Wulla bersama Wakil Bupati Dominikus Alapawan Rangga Kaka bahkan kembali turun langsung untuk kedua kalinya.

Pada kunjungan kedua, rombongan pemerintah daerah menggandeng BNPB pusat dan BPBD Provinsi NTT untuk memastikan kondisi masyarakat di lapangan.

Desa Pero Konda dan Desa Waikaninyo menjadi lokasi peninjauan. Rombongan juga mendatangi tenda-tenda pengungsian dan berdialog dengan warga.

Pemerintah mengecek sejumlah kebutuhan mendasar, mulai dari kesehatan, air bersih, makanan hingga kelayakan tenda tempat warga sementara bermalam.

BNPB pusat dan BPBD Provinsi NTT juga membawa bantuan logistik darurat berupa beras dan makanan instan untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Hingga 5 Oktober 2026 malam, tercatat lima rumah rusak berat, 12 rusak sedang dan 120 rusak ringan. Sebanyak 16 fasilitas umum juga mengalami kerusakan.

Satu orang dilaporkan mengalami luka dan masih menjalani perawatan jalan.

Pemerintah bersama BNPB dan BPBD NTT kini terus memperbarui data kerusakan dan kondisi warga sebagai dasar penanganan lanjutan, sementara masyarakat diimbau tetap tenang dan mengikuti informasi resmi BMKG terkait perkembangan gempa susulan.

 

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network