Ada BUMN yang Ditutup hingga Direstrukturisasi, Begini Jurus Danantara Bereskan Portofolio

Tangguh Yudha
Wisma Danantara Indonesia(Foto: Dok. Danantara)

Menurut Dony, pendekatan berbeda tersebut diperlukan karena kondisi perusahaan dalam portofolio BUMN tidak seragam. Karena itu, keputusan terhadap masing-masing perusahaan telah ditentukan berdasarkan hasil pemetaan.

“Nah, ini sudah selesai kita tentukan,” tutur Dony.

Dony mengatakan seluruh agenda tersebut diarahkan untuk memenuhi target pemerintah pada akhir 2026. Jumlah perusahaan yang dikelola Danantara diharapkan jauh lebih ramping dibandingkan saat ini.

“Sehingga harapannya yang selalu disampaikan oleh Bapak Presiden, kita harapkan akhir tahun ini tinggal hanya 200 perusahaan aja yang kita kelola,” kata Dony.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network