WAINGAPU, iNewsSumba.id – Pelabuhan Nusantara Waingapu menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian khusus dari Satresnarkoba Polres Sumba Timur dalam upaya mencegah masuknya narkotika ke wilayah Kabupaten Sumba Timur. Pengawasan diperketat dengan menyasar penumpang kapal, barang bawaan hingga kendaraan angkutan yang keluar masuk pelabuhan pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Dikutip dari Tribrata News Sumba Timur disebutkan, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pencegahan peredaran gelap narkotika melalui jalur laut yang selama ini menjadi salah satu akses utama mobilitas orang dan distribusi logistik menuju Pulau Sumba. Pengawasan dilakukan secara intensif guna mempersempit peluang penyelundupan barang terlarang tersebut.
Dalam pelaksanaannya, personel Satresnarkoba melakukan pemeriksaan terhadap penumpang kapal yang baru tiba maupun yang akan berangkat. Tak hanya itu, barang bawaan, kendaraan angkutan, serta truk ekspedisi juga menjadi sasaran pemeriksaan sebagai bentuk deteksi dini terhadap kemungkinan adanya upaya penyelundupan narkotika.
Kegiatan monitoring di kawasan pelabuhan juga dilaksanakan melalui koordinasi bersama Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta petugas yang bertugas di Pelabuhan Nusantara Waingapu. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengawasan terhadap seluruh aktivitas di pintu masuk Kabupaten Sumba Timur.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata, mengatakan kawasan pelabuhan memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap masuknya narkotika dari luar daerah. Karena itu, pengawasan akan terus menjadi prioritas jajarannya.
"Pelabuhan merupakan salah satu titik rawan masuknya narkoba. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata implementasi tagline Satresnarkoba Polres Sumba Timur, yaitu 'Tanah Marapu Bersih Narkoba', khususnya dalam menjaga wilayah dari ancaman narkoba. Upaya pencegahan secara masif terus kami lakukan dalam setiap kesempatan," ujar Iptu I Gede Putu Parwata.
Sementara itu, Kapolres Sumba Timur AKBP I Kadek Hery Cahyadi menegaskan bahwa pengawasan terhadap seluruh jalur masuk ke wilayah Kabupaten Sumba Timur tidak hanya difokuskan pada jalur laut, tetapi juga jalur darat. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam mencegah peredaran narkotika sejak dari pintu masuk daerah.
"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan di seluruh jalur masuk, baik melalui jalur laut maupun jalur darat, guna mencegah masuknya narkotika ke wilayah Sumba Timur. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba dengan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan," ungkap I Kadek Hery.
Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan selama kegiatan berlangsung, petugas tidak menemukan adanya indikasi penyelundupan maupun peredaran narkotika melalui jalur laut di Pelabuhan Nusantara Waingapu. Kondisi tersebut menunjukkan situasi pelabuhan tetap aman selama operasi pengawasan berlangsung.
Meski tidak ditemukan pelanggaran, Satresnarkoba Polres Sumba Timur memastikan kegiatan monitoring dan pemeriksaan akan terus dilakukan secara berkala. Pengawasan berkelanjutan di pintu masuk wilayah diharapkan mampu mempersempit ruang gerak jaringan narkoba sekaligus menjaga Kabupaten Sumba Timur tetap aman dari ancaman peredaran gelap narkotika.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
