Ombak Pantai Leli Telan Bocah 12 Tahun, Pencarian Berakhir Duka di Rote Ndao

Dion. Umbu Ana Lodu
Korban Rivaldi Tolasi sesaat setelah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia saat bermain dan kemudian terseret ombak di Pantai Leli, Rote Ndao, NTT (Foto: Istimewa)

ROTE NDAO, iNewsSumba.id – Dua anak terseret gelombang di Pantai Leli, Rote Ndao, Sabtu (2/5/2026) siang. Salah satu korban berhasil diselamatkan sementara satu lagi sempat hilang dan kemudian ditemukan tewas.

Korban tewas bernama Rivaldi Tolasi, bocah 12 tahun asal Kabupaten Rote Ndao. Korban sebelumnya bermain air bersama rekannya. Namun, gelombang tinggi tiba-tiba datang dan menggulung keduanya tengah laut.

Satu anak berhasil diselamatkan oleh pengunjung yang berada di lokasi. Sementara Rivaldi, hilang dari permukaan air, memicu kepanikan di antara warga dan keluarga.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh masyarakat setempat. Namun kondisi arus yang tidak bersahabat membuat pencarian sulit dilakukan secara maksimal.

Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Unit Siaga SAR Rote Ndao. Laporan itu diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang pada pukul 17.30 WITA.

Tak menunggu lama, sembilan personel SAR diberangkatkan ke lokasi menggunakan rescue car, membawa peralatan SAR air lengkap dan perahu karet.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 18.10 WITA, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait, termasuk aparat kepolisian, BPBD, serta keluarga korban.

Pencarian berlangsung di tengah senja yang mulai turun. Gelap perlahan menelan garis pantai, sementara harapan keluarga tetap bertahan. Sekitar pukul 19.45 WITA, tubuh Rivaldi akhirnya ditemukan. Ia berada di koordinat 10°41'16.29" S - 123°05'02.89" E, dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Suasana haru pecah ketika jasad korban dievakuasi ke daratan. Tangis keluarga tak terbendung menyambut kepulangan Rivaldi.

Kepala Kantor SAR Kupang, Mexianus Bekabel, menyampaikan duka mendalam sekaligus apresiasi atas kerja sama semua pihak.

“Terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat. Operasi berjalan lancar hingga korban ditemukan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di pantai.

“Pantai bisa berubah sewaktu-waktu. Kami imbau masyarakat untuk selalu waspada dan menghindari area berbahaya,” tegasnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga Rote Ndao.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network