JAKARTA, iNewsSumba.id – Isu lingkungan hidup menjadi salah satu sorotan utama dalam gelaran Pesta Media 2026 yang diselenggarakan oleh AJI Jakarta di Taman Ismail Marzuki pada 11–12 April 2026.
Kegiatan ini menghadirkan ruang dialog antara jurnalis dan pegiat lingkungan untuk membahas berbagai tantangan ekologis yang dihadapi Indonesia, mulai dari perubahan iklim hingga ekspansi industri ekstraktif.
Ketua AJI Jakarta, Irsyan Hasyim, menegaskan bahwa peran jurnalis sangat penting dalam mengawal isu lingkungan agar tetap menjadi perhatian publik. “Kami berharap Pesta Media dapat menginspirasi gagasan untuk memperkuat perlindungan bagi jurnalis yang meliput isu lingkungan maupun krisis iklim,” ujarnya.
Diskusi yang digelar mencakup konservasi satwa liar, keanekaragaman hayati, pengelolaan sampah, serta peran kaum muda dalam menghadapi perubahan iklim.
Selain diskusi, kegiatan ini juga menghadirkan lokakarya jurnalisme konservasi yang bertujuan meningkatkan kapasitas jurnalis dalam melaporkan isu lingkungan secara mendalam dan berimbang.
Pemutaran film tentang resiliensi masyarakat adat di Papua turut memperkaya perspektif peserta mengenai dampak pembangunan terhadap komunitas lokal.
Partisipasi 16 lembaga lingkungan, 26 media partner, dan enam universitas menunjukkan besarnya dukungan terhadap upaya kolaboratif ini.
Melalui pendekatan lintas sektor, Pesta Media diharapkan mampu mendorong lahirnya jurnalisme yang tidak hanya informatif, tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan yang terbuka untuk umum dan gratis ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam diskusi mengenai masa depan bumi dan peran media dalam menjaganya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
