Baru lima menit berada di air, suasana kegembiraan berubah mencekam. Tepat pukul 10.35 WITA, korban tampak kesulitan berenang lalu terseret arus bawah. Teman-temannya panik dan berteriak meminta pertolongan.
Mendengar teriakan itu, pengelola berlari menyelam untuk menolong. Ia melakukan pencarian manual dengan segala risiko. Namun upaya itu tak membuahkan hasil.
“Pengelola sudah berusaha maksimal. Tapi kondisi air cukup dalam dan berarus,” kata Kapolsek.
Polisi kemudian memasang garis pembatas di lokasi dan mengimbau warga tidak mendekat. Proses pencarian dilanjutkan hingga bantuan profesional tiba.
“Kami sudah koordinasi dengan Tim SAR Labuan Bajo. Mereka datang malam ini dan operasi besar dimulai Senin pagi,” tegasnya.
Warga sekitar kini hanya bisa berharap tragedi ini segera menemukan kejelasan dan menjadi pelajaran pahit agar keselamatan selalu menjadi prioritas.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu
Artikel Terkait
