WNA Australia 68 Tahun Ditemukan Tewas Saat Surfing di Pantai Oemau Rote Ndao
BA'A, iNewsSumba.id - Aktivitas selancar (surfing) di kawasan Pantai Oemau, Desa Bo’a, Kecamatan Rote Barat, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), berakhir tragis. Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia berinisial PSM (68) ditemukan meninggal dunia saat berselancar di kawasan tersebut, Kamis (5/11/2026).
Dikutip dari Tribrata News Rote Ndao disebutkan, korban yang diketahui berdomisili di Desa Oenggaut, Kecamatan Rote Barat, ditemukan mengapung dalam posisi tengkurap di permukaan laut. Saat ditemukan, tubuh korban sudah tidak bergerak.
Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 08.00 Wita. Korban berpamitan kepada calon istrinya, Viktoria Adu, untuk pergi berselancar di kawasan ombak Oemau, tepatnya di depan Nihi Hotel Rote.
Sekitar pukul 08.15 Wita, seorang petugas keamanan Nihi Hotel yang sedang berjaga melihat korban merekam kondisi ombak menggunakan telepon genggam. Tidak lama kemudian, korban mempersiapkan papan selancarnya dan mulai masuk ke laut.
Sekitar pukul 08.30 Wita, seorang peselancar yang sedang berlatih bersama sejumlah warga negara asing lainnya melihat sebuah papan selancar mengapung tanpa pemiliknya. Saksi sempat menduga tali pengikat papan selancar korban terlepas.
Namun, ketika hendak kembali ke pantai, saksi justru melihat korban sudah mengapung dalam posisi tengkurap dan tidak menunjukkan pergerakan. Saksi kemudian meminta bantuan rekan-rekannya untuk mengevakuasi korban.
Korban berhasil dibawa ke tepi pantai dan selanjutnya dilarikan ke Puskesmas Delha. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, korban diketahui telah meninggal dunia.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Ba'a oleh petugas medis bersama personel Polsek Rote Barat untuk menjalani pemeriksaan medis dan Visum et Repertum.
Kapolsek Rote Barat IPDA Elyon Deny Umbu Warata, mengatakan pihak kepolisian masih mendalami peristiwa tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban.
"Dari hasil pemeriksaan medis sementara disimpulkan bahwa korban meninggal diduga akibat tenggelam, namun demikian kami masih dalami bagaimana hal itu bisa terjadi," ungkap Kapolsek.
Saat ini, jenazah korban disemayamkan di Desa Oenggaut sambil menunggu kedatangan keluarga dari Australia. Polres Rote Ndao terus melakukan pendalaman berdasarkan keterangan saksi dan hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu