Terungkap! Ini Modus Sindikat Narkoba Selundupkan Sabu Lewat Kapal Laut ke Sumba Timur
WAINGAPU, iNewsSumba.id - Jalur transportasi laut masih menjadi salah satu perhatian aparat kepolisian dalam mengantisipasi penyelundupan narkotika ke Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Berbagai cara dilakukan sindikat untuk mengelabui petugas, termasuk menyembunyikan narkoba di tempat-tempat yang tidak mudah dicurigai saat pemeriksaan penumpang kapal.
Kasat Resnarkoba Polres Sumba Timur, Iptu I Gede Putu Parwata mengungkapkan sejumlah modus penyelundupan yang perlu diwaspadai, terutama pada kapal penumpang yang datang dari luar pulau.
Salah satu modus yang digunakan adalah body wrapping, yakni menempelkan narkotika pada bagian tubuh menggunakan lakban agar tidak mudah terlihat saat pemeriksaan biasa.
Tidak hanya itu, pelaku juga memanfaatkan barang-barang kebutuhan sehari-hari sebagai tempat persembunyian narkoba.
"Modus pelaku saat ini sangat licik. Sabu ditempel di badan dengan lakban, dimasukkan ke dalam bungkus kopi, susu bubuk, di dalam sepatu, bahkan ada yang dimasukkan ke dalam popok bayi untuk mengelabui petugas," ungkap Iptu Parwata.
Menurutnya, pola penyembunyian tersebut membuat pengawasan terhadap penumpang kapal harus dilakukan secara cermat. Petugas tidak bisa hanya mengandalkan pemeriksaan identitas, tetapi juga perlu memperhatikan perilaku dan barang bawaan penumpang.
Salah satu kapal yang menjadi perhatian dalam pengawasan tersebut adalah KMP Dharma Kartika V milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), yang melayani rute Tanjung Perak Surabaya–Lembar–Waingapu.
Pada Senin (2/11/2026) malam, Satresnarkoba Polres Sumba Timur melakukan monitoring dan pemeriksaan selektif terhadap ratusan penumpang yang turun dari kapal tersebut di Pelabuhan Nusantara Waingapu.
Pemeriksaan dilakukan melalui profiling penumpang, pengecekan koper, tas, ransel, kardus, serta barang bawaan lainnya yang dinilai mencurigakan.
Petugas juga memiliki kewenangan melakukan tes urine secara selektif terhadap penumpang yang menunjukkan ciri-ciri tertentu yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan narkoba.
Dari kegiatan tersebut, polisi tidak menemukan penumpang maupun barang bawaan yang mencurigakan atau terindikasi mengandung narkotika.
Iptu Parwata menegaskan, informasi mengenai berbagai modus penyelundupan tersebut menjadi perhatian penting bagi jajarannya agar pengawasan jalur laut tidak memberikan celah bagi jaringan narkoba untuk beroperasi di Sumba Timur.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu