get app
inews
Aa Text
Read Next : Bandara Soekarno-Hatta Ditutup akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau, 22.798 Penumpang Terdampak

Viral Video CCTV Tampilkan Hubungan Khusus Oknum Guru Berujung Kepsek Dikandangkan ke Dinas 

Minggu, 06 September 2026 | 08:56 WIB
header img
Ilustrasi video kedekatan khusus Kepsek dan seorang guru (Foto : istimewa)

PEKALONGAN, iNewsSumba.id - Viral video rekaman kamera pengawas atau CCTV yang diduga memperlihatkan kedekatan seorang kepala sekolah dengan guru di Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, berujung pada tindakan tegas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Rekaman berdurasi sekitar 21 detik itu beredar di media sosial dan disebut berasal dari lingkungan sebuah sekolah dasar di wilayah Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.

Video tersebut salah satunya diunggah melalui akun Facebook Pekalongan Berita. Dalam keterangannya, unggahan itu menyebut adanya dugaan hubungan tidak pantas antara oknum kepala sekolah (Kepsek) dan seorang guru yang sama-sama bertugas di sekolah tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Kholid membenarkan pihaknya telah mengetahui video yang beredar. Ia juga memastikan dua orang yang disebut dalam informasi tersebut memang merupakan tenaga pendidik di sekolah yang sama.

“Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus,” kata Kholid saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).

Menurut Kholid, kedua tenaga pendidik tersebut diketahui sudah memiliki keluarga masing-masing. Persoalan itu disebut bukan muncul tiba-tiba setelah video CCTV tersebar, karena isu mengenai kedekatan keduanya telah lama beredar di lingkungan sekolah.

Pihak sekolah kemudian mengambil inisiatif memasang CCTV untuk mendapatkan bukti atas informasi yang sebelumnya beredar tersebut.

“Yang pasang kamera CCTV inisiatif sendiri karena isu hubungan keduanya kan sudah lama beredar,” ujar Kholid.

Setelah persoalan itu diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan mengambil tindakan terhadap kepala sekolah. Kholid menyebut kepala sekolah tersebut langsung dicopot dari jabatannya dan ditempatkan di dinas.

“Oknum kepala sekolah langsung kita copot dan ‘kandangkan’ di dinas,” jelas Kholid.

Sementara itu, guru yang disebut dalam rekaman juga telah dikenai tindakan berupa pemindahan tugas. “Untuk oknum gurunya sudah kita pindah ke tempat yang jauh,” kata Kholid.

Namun, sanksi terhadap keduanya belum sepenuhnya final. Dinas Pendidikan masih menunggu keputusan pimpinan terkait kemungkinan sanksi lanjutan terhadap kepala sekolah tersebut.

“Untuk sanksi selanjutnya masih menunggu disposisi pimpinan, apakah itu diturunkan jabatannya satu tingkat atau sanksi lainnya,” pungkasnya.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut