Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi dan Warga Kompak, Tujuh Kerbau Curian di Sumba Timur Berhasil Ditemukan
Advertisement . Scroll to see content

Aldy Wali dan Keluarga Hormati Proses Hukum Kasus Pencabulan Anak, Empati untuk Korban Jadi Sorotan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:59 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Aldy Wali dan Keluarga Hormati Proses Hukum Kasus Pencabulan Anak, Empati untuk Korban Jadi Sorotan
Dugan kasus perkosaan anak di bawah umur (Foto: Istimewa)

WAINGAPU, iNewsSumba.idAldy Wali dan keluarga menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus dugaan pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan berusia 13 tahun di Kecamatan Lewa, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sikap tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Keluarga Aldy Wali, Aris Manja Palit, di tengah perhatian publik yang semakin besar terhadap perkara tersebut. Keluarga Aldy Wali memilih menyerahkan pengungkapan fakta kepada kepolisian.

“Kami keluarga menyatakan mendukung penuh atas upaya yang sedang dilakukan oleh rekan-rekan dari Polsek Lewa,” kata Aris kepada awak media, Jumat (28/8/2026) malam.

Menurut Aris, Aldy tidak ingin mengambil kesimpulan sendiri mengenai perkara yang masih dalam penanganan aparat. Ia meminta proses penyelidikan dan penyidikan berjalan untuk menemukan fakta serta bukti yang sebenarnya.

“Jadi kami mendukung itu dan kami membiarkan proses hukum itu berjalan sehingga pada akhirnya apa nanti yang menjadi hasil daripada teman-teman kepolisian,” kata Aris.

Keluarga Aldy juga menegaskan tidak ingin melakukan intervensi terhadap proses hukum. Polisi diberikan ruang untuk bekerja sesuai kewenangan dan prosedur yang berlaku.

“Biarkanlah teman-teman kepolisian yang melakukan penyelidikan dan penyidikan sehingga mereka menemukan fakta yang real, fakta yang sebenar-benarnya dan bukti-bukti di lapangan,” imbuhnya.

Sikap Aldy tersebut muncul setelah kasus dugaan pemerkosaan terhadap anak 13 tahun di Lewa menjadi perhatian luas masyarakat. Perkara itu mencuat setelah korban diketahui tengah hamil sekitar empat bulan.

Kondisi korban kemudian diketahui keluarga. Anak tersebut dibawa untuk menjalani pemeriksaan kesehatan di puskesmas setempat sebelum keluarga melaporkan dugaan pemerkosaan tersebut kepada kepolisian.

Di tengah proses hukum tersebut, nama Aldy Wali ikut menjadi sorotan publik. Kritik bahkan berkembang melalui media sosial. Namun, menurut Aris, Aldy tidak mempersoalkan kritik yang ditujukan kepadanya.

“Pak Aldy sangat sangat mendukung juga bahkan beliau mengatakan, dia menitip pesan kepada saya bahwa beliau tidak anti kritik begitu,” kata Aris.

Aldy, lanjut Aris, justru mengajak masyarakat Sumba Timur untuk ikut mengawal proses hukum yang sedang dilakukan Polsek Lewa. Ia berharap masyarakat tidak hanya mengikuti polemik, tetapi juga memastikan proses hukum berjalan.

“Beliau sangat mendukung semua proses yang terjadi bahkan Pak Aldy sendiri mengatakan bahkan mengajak menitip pesan lewat saya, mengajak seluruh masyarakat Sumba Timur agar sama sama mengawal proses yang sedang berjalan di Polsek Lewa,” ujarnya.

Selain menghormati proses hukum, Aldy yang merupakan seorang legislator muda itu disebut memiliki perhatian terhadap kondisi anak yang menjadi korban. Aris mengatakan Aldy merasa sedih setelah mendengar peristiwa tersebut.

“Pak Aldy sangat sedih, sangat sedih mendengar adanya peristiwa itu,” kata Aris.


Aris Manja Palit, Juru Bicara Keluarga Besar Aldy Wali(Foto: Dion. Umbu Ana Lodu/iNewsSumba.id)

Menurut Aris, keprihatinan tersebut juga disertai ajakan kepada masyarakat agar meningkatkan perlindungan terhadap anak. Aldy meminta keluarga dan masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kekerasan seksual terhadap anak.

“Bahkan beliau sendiri memberikan atensi yang sangat serius, bahkan mengajak kita masyarakat agar kita sama sama ayo, kita mari kita sama sama jaga keluarga kita, jaga anak anak kita dari predator seksual,” ujarnya.

Sementara itu, kasus dugaan pemerkosaan tersebut masih ditangani Polsek Lewa. Kepolisian terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta dan bukti dalam perkara tersebut.

 

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut