get app
inews
Aa Text
Read Next : Polri Percepat Bantuan Gempa NTT, 40 Personel Packing 3.500 Paket untuk Warga Terdampak

103 Orang Tewas Akibat Gempa NTT, Manggarai Jadi Daerah dengan Korban Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:18 WIB
header img
Saa;h satu rumah warga yang ambruk diguncang Gempa Flores (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNewsSumba.id – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 kembali bertambah. Hingga hari ke-11 penanganan bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal mencapai 103 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan terdapat tambahan tiga korban meninggal dalam pembaruan data terbaru.

“Saat ini, pada hari ini kami mencatat ada ketambahan tiga jiwa meninggal menjadi 103 untuk hari ini catatan kami,” kata Berton dalam konferensi pers virtual, Selasa (25/8/2026).

Dengan tambahan tersebut, angka kematian akibat gempa NTT terus meningkat di tengah proses penanganan dan pendataan korban di sejumlah wilayah terdampak.

BNPB mencatat Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia paling tinggi. Sebanyak 41 orang dilaporkan meninggal dunia akibat bencana gempa di wilayah tersebut.

Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Manggarai Timur dengan jumlah korban meninggal sebanyak 34 orang. Sementara korban lainnya tersebar di sejumlah kabupaten yang turut terdampak gempa NTT.

Berton menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut. BNPB memastikan proses penanganan korban terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan unsur terkait.

“Kami tetap menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya, seikhlas-ikhlasnya dari kami untuk keluarga, handai tolan, tetangga, kenalan, ataupun untuk seluruh masyarakat Indonesia karena adanya korban akibat gempa ini,” ujarnya.

Selain korban meninggal, BNPB juga mencatat jumlah korban luka mengalami peningkatan. Hingga Selasa, sebanyak 1.666 orang dilaporkan mengalami luka akibat gempa magnitudo 7,7 tersebut.

Dari data korban meninggal, perempuan menjadi kelompok yang paling banyak terdampak dengan proporsi 55 persen. Sementara korban laki-laki mencapai 45 persen.

Berdasarkan kelompok usia, korban meninggal didominasi warga lanjut usia dengan proporsi 45 persen, disusul kelompok usia dewasa sebesar 37 persen. Data ini menunjukkan kelompok rentan menjadi salah satu kelompok yang paling terdampak dalam bencana gempa NTT.

Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut