Data Kerusakan Gempa Flores Belum Final, BNPB Perkuat Verifikasi Lapangan
BNPB tidak hanya melakukan pencatatan jumlah bangunan yang terdampak. Proses verifikasi dan validasi dilakukan agar kerusakan yang masuk dalam data benar-benar menggambarkan kondisi di lapangan.
"Angka tersebut merupakan data sementara yang masih melalui tahapan verifikasi dan validasi. Proses tersebut penting untuk memastikan setiap data kerusakan dapat dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan," kata Berton.
Proses pendataan juga berkaitan dengan kebutuhan sumber daya di lapangan. BNPB bersama pemerintah daerah akan menggunakan data kerusakan sebagai dasar menghitung kebutuhan personel enumerator untuk melakukan verifikasi dan validasi.
Bagi rumah yang mengalami kerusakan berat, hasil pendataan akan menjadi salah satu dasar untuk menentukan kebutuhan dukungan hunian sementara atau huntara. Selain itu, data tersebut juga digunakan dalam menentukan kebutuhan dana tunggu hunian atau DTH bagi masyarakat terdampak.
Berton mengatakan proses tersebut penting agar penanganan terhadap masyarakat terdampak dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan yang terukur. Dengan demikian, data kerusakan tidak sekadar menjadi angka, tetapi menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan berikutnya.
"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat diidentifikasi secara cepat dan akurat, sekaligus menjadi dasar dalam menentukan dukungan penanganan pada tahapan berikutnya," tuturnya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu