Investor Asal China Siap Tanam Modal Rp2,8 Triliun di PSN Tambak Udang Sumba Timur
WAINGAPU, iNewsSumba.id - Proyek Strategis Nasional (PSN) Tambak Udang Modern Terintegrasi di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, kembali menarik perhatian investor internasional. Guangdong Evergreen Group menyatakan komitmennya untuk menanamkan investasi senilai USD158 juta atau setara sekitar Rp2,8 triliun di kawasan tersebut.
Komitmen itu ditandai dengan penyerahan Letter of Intent (LOI) sebagai dokumen awal yang menyatakan keseriusan perusahaan dalam menjalin kerja sama investasi di proyek tambak udang modern yang tengah dibangun pemerintah.
Penyerahan LOI dilakukan dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto di lokasi proyek tambak udang terintegrasi di Laipori, Desa Palakahembi, Kamis (30/7/2026).
Perwakilan Guangdong Evergreen Group, Tina Maria, menegaskan investasi yang direncanakan mencakup seluruh rantai usaha perikanan, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
"Dalam kesempatan ini, izinkan saya untuk menyampaikan komitmen kami, letter of intent dari Guangdong Evergreen Group, diwakili oleh saya untuk menyampaikan keinginan kami berinvestasi, dari hulu sampai hilir, sebesar total investasi rencana kami, USD 158 juta atau equal setara dengan rupiah 2,8 triliun," tegas Tina Maria.
Menurut Tina, langkah investasi tersebut sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor perikanan nasional melalui peningkatan produksi pangan berbasis kelautan.
"Misi daripada Presiden Prabowo melalui Menteri Sakti Wahyu Terenggono sangat jelas bahwa perikanan Indonesia harus maju, ketahanan pangan harus disupport atau didukung, salah satunya dengan kesediaan protein yang paling banyak di Indonesia, yaitu kekuatan maritim kita dari ikan," ujarnya.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri udang yang berdaya saing tinggi sehingga mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat ekspor perikanan nasional.
"Nah, ikan apa? Ikan dan udang tentu harus berdaya saing sehingga produktifitannya tinggi. Nah, dari sini Evergreen selalu dan siap mendukung apapun rencana pengembangan di bidang perikanan, sektor industri perikanan, ya apalagi ini sangat disupport oleh Bapak Presiden dan juga sangat disupport juga oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan," katanya.
Rencana investasi tersebut sekaligus menjadi sinyal meningkatnya kepercayaan investor asing terhadap proyek strategis yang tengah dikembangkan pemerintah di Kabupaten Sumba Timur.
Apabila seluruh tahapan investasi berjalan sesuai rencana, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat industri budidaya udang modern terbesar di Indonesia yang terintegrasi dari produksi hingga pengolahan.
Pemerintah berharap masuknya investasi swasta berskala besar mampu mempercepat pengembangan kawasan industri perikanan sekaligus memperkuat ekonomi daerah melalui peningkatan lapangan kerja dan nilai tambah sektor kelautan.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu