Ratusan Turis Australia Jelajahi Sumba, UMKM Lokal Siap Raup Berkah dari Kapal Pesiar MS Odyssey
WAINGAPU, iNewsSumba.id – Kedatangan kapal pesiar MS Odyssey ke Pelabuhan Nusantara Waingapu membawa harapan besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sumba Timur. Kapal tersebut dijadwalkan bersandar selama 36 jam pada Kamis, 16 April 2026 dengan membawa sekitar 305 wisatawan mancanegara.
General Manager PT Pelindo Cabang Waingapu, Imam Haromain, menilai kunjungan ini sebagai peluang emas bagi peningkatan ekonomi lokal. “Kami berharap wisatawan dapat berbelanja berbagai kebutuhan dan cendera mata lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama berada di Waingapu, wisatawan dijadwalkan mengunjungi berbagai destinasi wisata serta membeli oleh-oleh khas seperti tenun ikat, produk kerajinan tangan, dan kuliner lokal. Aktivitas ini diperkirakan akan meningkatkan perputaran uang di masyarakat.
Dampak ekonomi tidak hanya dirasakan di sekitar pelabuhan, tetapi juga menyebar ke berbagai sektor usaha di seluruh wilayah Sumba Timur. Agen perjalanan, penyedia transportasi, hingga pemandu wisata lokal turut merasakan manfaatnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumba Timur, Marolop Simanjuntak, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan berbagai destinasi unggulan untuk dikunjungi wisatawan.
“Dengan durasi sandar yang panjang, wisatawan memiliki kesempatan luas untuk mengeksplorasi Sumba Timur dan berinteraksi langsung dengan masyarakat lokal,” jelas Marolop.
Pelibatan pemuda dan siswa SMK Pariwisata sebagai pemandu wisata juga membuka peluang kerja baru serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Selain itu, penyambutan wisatawan akan dimeriahkan dengan atraksi budaya lokal yang mencerminkan identitas dan kearifan masyarakat Sumba. Hal ini diharapkan mampu memberikan pengalaman autentik yang tak terlupakan.

Kapal MS Odyssey juga membawa sekitar 150 kru kapal, sehingga total orang yang berpotensi beraktivitas di darat mencapai sekitar 400 orang. Jumlah ini menjadi peluang besar bagi peningkatan transaksi ekonomi lokal.
Imam Haromain optimistis bahwa keberhasilan kunjungan ini akan menjadi promosi efektif bagi Sumba di tingkat internasional. “Kepuasan wisatawan akan menjadi promosi terbaik yang dapat menarik lebih banyak kunjungan kapal pesiar di masa depan,” katanya.
Dengan sinergi antara Pelindo, pemerintah daerah, dan masyarakat, kedatangan MS Odyssey diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat perekonomian lokal sekaligus mengukuhkan Sumba Timur sebagai destinasi wisata unggulan dunia.
Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu