Dari Tontonan Jadi Tragedi, Ombak Pantai Waibuku, Kodi Balaghar Renggut Nyawa Anak-anak
TAMBOLAKA, iNewsSumba.id-Apa yang awalnya menjadi tontonan warga berubah menjadi tragedi memilukan. Bangkai kapal KM Abadi Jaya A1 di Pantai Waibuku justru menjadi saksi hilangnya nyawa anak-anak.
Enam anak laki-laki terseret ombak deras saat berada di pesisir pantai, Senin siang. Mereka datang untuk melihat kapal yang terdampar sehari sebelumnya.
Selepas pulang sekolah, anak-anak itu mendatangi pantai tanpa sepengetahuan orang tua. Situasi pantai saat itu dipenuhi warga.
Ombak besar datang tiba-tiba. Dalam hitungan detik, keenam anak terseret ke laut dan terpisah satu sama lain.
Warga sekitar berusaha menyelamatkan korban dengan segala keterbatasan. Dua anak berhasil ditarik ke darat dalam kondisi selamat.
Satu anak ditemukan meninggal dunia tak lama setelah kejadian. Sementara korban lainnya belum ditemukan hingga malam hari.
Pencarian dilanjutkan keesokan paginya. Dua korban kembali ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Hingga kini, satu anak masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
BPBD Sumba Barat Daya dan Basarnas telah dikerahkan untuk memperluas area pencarian.
Pemerintah daerah mengingatkan warga agar tidak menjadikan pantai sebagai lokasi tontonan saat cuaca ekstrem.
Tragedi ini menjadi pengingat pahit akan bahaya gelombang tinggi di wilayah pesisir Sumba Barat Daya.
Editor : Dionisius Umbu Ana Lodu