Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jadi Tersangka Kasus Sapi Curian di Haharu, PBU Dipatsuskan di Polda NTT dan Akan Jalani Sidang Etik
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Dugaan Gandir Terjadi di Pambotanjara, Keluarga Tolak Autopsi

Kamis, 03 Oktober 2024 | 22:14 WIB
  • author Dion. Umbu Ana Lodu
Kasus Dugaan Gandir Terjadi di Pambotanjara, Keluarga Tolak Autopsi
Jenazah MKR (38) ditemukan dalam kondisi tergantung di kediamannya. Keluarga tolak autopsi - Foto : ist

SUMBA TIMUR, iNewsSumba.id – MKR alias Muttu (38) tahun diduga mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Dugaan itu muncul sehubungan ditemukan tubuhnya tergantung dengan seutas tali terikat di lehernya, Kamis (3/10/2024) pagi lalu.

Informasi yang diperoleh iNews.id dari Titus Umbu Jawa Ray, Kepala Desa Pambotanjara, menyatakan MKR ditemukan oleh keluarganya dalam posisi tergantung pada kayu palang di kediamannya.

“Lokasinya di Hambarita, RT 06 RW 03 Dusun Lajarik. Ditemukan oleh keluarganya sekitar jam 7 pagi tadi. Korban usia 38 tahun dan miliki 2 orang anak,” ungkap Umbu Jawa Ray yang dihubungi via gawainya, Kamis (3/10/2024) sore lalu.

Keluarga MKR enggan untuk dilakukan autopsi, walaupun kuat dugaan yang bersangkutan merupakan pelaku dan korban gantung diri (gandir). Hal itu ditegaskan Umbu Jawa Ray lebih lanjut.

“Jenasah sudah kembali ke keluarganya karena menolak autopsi. Sempat juga tadi paska dilaporkan ke aparat Polres Sumba Timur, dan aparat langsung ke TKP. Keluarga menolak autopsi dan beranggapan meninggal karena musibah,” urai Umbu Jawa Ray.

 

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut