Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Laporan Masuk 23 Agustus, Tiga Hari Kemudian Terlapor Dugaan Pencabulan Diamankan Polda NTT
Advertisement . Scroll to see content

Angka Lakalantas Selama Operasi Patuh Turangga 2024 Naik 66 Kasus Dibanding Tahun 2023

Selasa, 06 Agustus 2024 | 09:11 WIB
  • author Emi Maunmuti
Angka Lakalantas Selama Operasi Patuh Turangga 2024 Naik 66 Kasus Dibanding Tahun 2023
Dirlantas Polda NTT, Kombes Pol. Restika Pardamean Nainggolan. Foto : Ist

KUPANG,iNewsSumba.id-Direktur Lalu Lintas ( Dirlantas) Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) Kombes Pol. Restika Pardamean Nainggolan melalui Wadirlantas Polda NTT, AKBP Yosep Krisbiyanto mengatakan jumlah kecelakaan lalu lintas pada 2024 naik sebesar 66 kasus dibandingkan tahun 2023 sebanyak 37 kasus.

Angka kecelakaan lalu lintas ini terjadi selama pelaksanaan Operasi Patuh Turangga 2024 di seluruh wilayah hukum Polda NTT. Hal itu disampaikan AKBP Yosep di ruang kerjanya, Senin (5/8/2024)lalu.

"Selama 14 hari hari Operasi Patuh Turangga ada 66 kasus lakalantas di NTT jumlah ini naik dibanding tahun 2023 lalu yakni 37 kasus. Data ini berasal hasil dari Operasi Patuh Turangga 2024 di Polda NTT yang sudah dimulai sejak tanggal 15 hingga 28 Juli 2024 lalu," urainya.

Ia juga menjelaskan bahwa beberapa kecelakaan lalu lintas yang yang terjadi di NTT tersebut karena beberapa factor. Selain mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi juga berkendara di bawah pengaruh minuman keras(miras).

Oleh karena itu, Pihak Ditlantas Polda NTT berharap agar masyarakat di NTT lebih taat lagi pada aturan berlalu lintas. Tetap berhati-hati saat berkendara sehingga tidak menimbulkan kecelakaan lalu lintas baik bagi pengendara kendaraan bermotor berupa mobil maupun sepeda motor serta pejalan kaki.

Editor: Dionisius Umbu Ana Lodu

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut